oleh

Pilpres Berakhir, RK Lemah Dongkrak Suara Jokowi di Jawa Barat

Bandung, Matainvestigasi.com — Pemerhati Pendidikan Asep B. Kurnia, saya menyoroti, walapun secara umum hasil Penghitungan cepat lembaga Survei pasangan 01 Jokowi -Ma’rup menang, saya melihat untuk di Jawa Barat justru kalah TELAK. Hal ini mencerminkan rasa kepercayaan terhadap Presiden RI, yang notabene calon dari nomor urut 01 berpasangan dengan Kiyai Ma’rup ada kekurang puasan dalam hal kepemimpinannya dalam Periode sebelumnya, sehingga banyaknya partai koalisi tidak menjamin mendongkrak kemenangan bagi 01, saat di temui kamis 18-04-19.

Asep mengatakan, ” malah justru blunder terbesar ada di Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dimana bagian dari tim kampanye tidak bisa mendulang Suara signifikan yang ada di Jawa Barat, tentu ini harus menjadi perhatian kedepannya, bila seandainya jadi Presiden Jokowi memimpin kembali, di Jawa Barat, ada hal yang saya soroti permasalahan yang saya liat disini.

1. Popularitas RK tidak bisa mendongkrak suara, karena menurut saya bapak Presiden lebih jeli dalam hal ini banyak keputusan dan kebijakan yang diambil ambil Premprov yang sangat mengundang ketidak setujuan di Warga Jawa Barat sebagai contoh:

a. Terlalu banyak melakukan hal yang tidak penting seperti pembuatan taman DILAN yang mengundang banyak Protes diberbagai kalangan di Jawa Barat tapi justru digunakan sebuah nama Program oleh Paslon Jokowi -Ma’ruf.

b. Terkesan terlalu menyibukkan hal – hal yang kurang penting dimana seakan terlalu banyak me louncing Program, tapi dampak ke Masyarakat belum sama sekali terasa, dalam hal ini harusnya RK lebih dulu memberikan atau memperlihatkan kepedulian yang lebih, dan secara nyata karena akan mengambil simpatik dan raupan suara serta kepercayaan dari Masyarakat.

Sementara hal yang kurang dari Presiden, yang saya lihat dimana banyak hal kebijakan yang dirasa sangat memberatkan, tapi justru dilaksanakan terutama oleh awak – awak Presiden, dalam hal ini Mentri dan sebagainya, atau bisa juga Presiden kurang tahu, dan hanya mendengar dari orang yang dipercaya, tapi menurut Masyarakat Jawa Barat tidak layak dipercaya dan meperlihatkan kinerja yang buruk, dalam hal ini karena saya sebagai pemerhati juga di bidang Pendidikan ” ucap Asep.

Lanjut Asep, masalah yang paling utama adalah dan masih segar dimana keluarnya keputusan – keputusan kontrofersi dalam hal Pilrek Unpad, Menristekdikti dan Diskominfo dimana saya pernah bicara dengan Mentri tersebut, suara Jokowi akan terpengaruh dan cendrung turun, terutama dikalangan Milenial, Istilah sundanya saya pribadi “Geus mah engeus kuciwa ku Gubernur , ayeuna Mentri anu Teu Balegna.

” Itu mungkin hanya segelintir pandangan saya pribadi, dimana saya rasa itu adalah bagian penting dari ketidak mampuan mendongkrak perolehan suara paslon 01 dan kalah jauh dari 02 Prabowo – Sandi.

Kedepannya apabila nanti sudah sah Jokowi terpilih kembali untuk memimpin, saya berharap lebih jeli melihat ke bawah dan tidak terlalu percaya laporan yang sifatnya seakan – akan selalu bagus. ABS (Asal bapa senang), tidak lupa cepat tanggap apalagi menyangkut kebijakan yang sifatnya untuk kepentingan Umum, untuk kepentingan Warga Jawa Barat secara luas ” tutup Asep. (chox)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed