oleh

Desa Tegalluar Sampah Numpuk, Warga Butuh Bak Sampah, Sektor VI Siapkan Armada

Kab Bandung, Matainvestigasi.com — Sampah yang menumpuk memang selalu menjadi pemandangan yang kurang sedap, seperti halnya sampah menumpuk lama di lokasi Desa Tegalluar Jembatan Sungai Citarik Rw 09 perbatasan Sektor VI. Lokasi tersebut menjadi tempat sampah sementara, tapi kenyataannya lama menumpuk, sejak banjir besar dan Pilpres berlangsung, gerah melihatnya dan bau terasa bila melintasinya (21/05).

Dansub 1 Serda Dodi Permana, dan Kopda Andika saat di jumpai ke lokasi ” kami dan jajaran serta elemen masyarakat cukup bosan menunggu mobil sampah yang akan mengangkutnya, sudah 2 bulan lebih sampah tidak di angkut oleh dinas kebersihan kabupaten, janjinya mah 2 atau 4 hari di angkut, namun kenyataannya tidak kunjung datang mengangkut sampah yang menumpuk ” ungkapnya.

Dansub & warga

Masyarakat sekitar dan Ketua Rw 09 ( Agus) menjelaskan ” sampah di sini hanya untuk warga 09, memang ini lokasi Tps, karena lama tidak di angkut, jadi menumpuk dan menggunung, kurang lebih 2 bulanan, semenjak banjir besar dan pilpres, dan kadang sampah luar juga sering masuk diam – diam, maklum lah namanya juga lokasi sampah, jadi di anggapnya bebas saja, pahadal khusus warga rw 09 ” pungkasnya.

Dia juga menambahkan ” sebenarnya bila dinas kebersihan itu rutin saja angkut sampahnya, mungkin tidak akan menggunung seperti ini, akhirnya numpuk dan bau, karena lama tidak di angkut, harapan kami kalau bisa, di kasih bak sampah oleh dinas, agar sampah tidak berceceran ke jalan, dan bila mau di angkut, lebih mudah, dengan adanya bapak dari tentara siliwangi, citarum dan sampahnya jadi di tertanggulangi, mereka bekerja siang dan malam.

Kopral Andika menambahkan ” ya kami dengan masyarakat bekerja sama untuk angkut sampah ini, selanjutnya di buang dan ada sebagian juga di bakar, saat ini baru satu truck di angkut, kemungkinan bisa 3 sampai 4 ritan untuk angkut sampah ini, harapan kami juga selaku satgas di sini, bisa di adakan bak sampah, seperti yang ada di pasar – pasar, jadi tidak tarik saja oleh mobil sampah, sisanya yang berceceran baru kita bersikan ” tutup dia. (chox)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed