oleh

Kampung KB Pacet Menjadi Sarana Edukasi Anak, Pasutri Siaga Jaga Masa Depan Buah Hati

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Program Pemerintah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menjadikan masyarakat sejahtera dengan cukup dua anak, kini merambah luas membentuk Kampung KB tahun 2018, persisnya di Kecamatan Pacet Kp. Butul Sarimekar 01 Rw 01 Desa Cipeujeuh menjadi percontohan dalam menjadikan Kampung KB menjadi lebih baik (12/09).

Saat dikonfirmasi langsung Kepala Upt Bkkbn Pacet Yedi mulyadi. S.pd menjelaskan ” kebetulan saya asli warga sini, awalnya kp butul ini kurang dilirik, tapi setelah saya menjadikan kampung kb, Allhamdullilah banyak perubahan, sebelumnya berat juga karena banyak yang berasumsi kampung kb dengan alat kontrasepsi ” ungkapnya.

” Selama setahun kampung kb ini saya bina, alhasil cukup banyak perubahan, bahkan merubah paradigma di masyarakat luas, khususnya kp butul ini. Nama gang disini juga dari nama kb, Kampung Kb menjadikan anak – anak lebih berkreatif, dengan menciptakan kaulinan lembur (tradisional), sehingga anak lupa akan gadget yang menyebabkan candu modern.

” Saya cukup prihatin bila melihat ibu mengalah untuk anak dengan memberikan gadget agar anak tidak menangis, nah di kampung kb ini anak – anak di sibukan dengan bermain kreatif, sesuai dengan hobinya dan berkumpul dengan seusianya sambil belajar bersama, bahkan mengaji bersama, dan para ibu juga rutin dalam memeriksa kesehatan dan pertumbuhan anak – anaknya ” ucap yedi.

Lia selaku warga juga mengungkapkan ” dengan adanya kampung kb ini saya bersyukur, karena selain rutin menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak saya, saya juga mendapatkan penyuluhan dari sini, khususnya bagaimana cara menjaga dan merawat anak, dan rutin melakukan suntil Kb gratis untuk tetap menjaga anak cukup dua saja, karena beban hidup dengan banyak anak cukup beresiko ” ungkapnya.

Saat dikunjungi langsung rumah data yang kebetulan ada giat posyandu, Vera menambahkan ” kita disini melakukan penyuluhan pentingnya KB, dan menjaga anak cukup dua agar beban hidup tidak tinggi, selain itu juga rutin dalam membantu warga memeriksa kesehatannya, di rumah data ini kita sediakan taman bacaan, catur, tenis meja guna anak – anak bisa bermain kreatif, agar punya prestasi disekolahnya, karena mereka semua masih bersekolah.

Kita ada jajaran pengurus dan terstruktur, dalam kegiatan anggota kita juga mendapatkan uang saku mamin kita ada semua sudah tersedia, dan perlengkapan juga ada dari dana pemerintah, kebutuhan buat warga kampung kb juga beda – beda, ada yang suntik, pil dan lain – lain, bahkan dari suaminya juga ada yang ikut di KB, yang lebih penting lagi kita harus bisa mencegah anak muda dari pergaulan bebas, agar mengurangi angka pernikahan dini dan melonjaknya angka kelahiran yang belum siap ” ucap vera.

Sementara ibu kades cipeujeuh menambahkan ” saya sangat mendukung sekali dengan adanya kampung kb ini, karena banyak nilai positifnya, khususnya kaum ibu, bahkan bila perlu rumah data tempat ini harus lebih besar lagi, karena banyak manfaatnya, anak – anak bisa berkumpul bersama dan bermain bersama dengan nilai edukasi yang baik dalam masa kembang anak, jadi rajin mengaji dan lupa akan game online ” jelasnya. ( chox)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.