oleh

Terjun Bebas Bersihkan Sampah Kolong Jembatan, Satgas Sektor VI Tak Hiraukan Arus Deras Sungai

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Hujan lebat disertai angin kencang beberapa hari yang lalu mengguyur sejumlah wilayah termasuk Bojongsoang, Dayeuhkolot dan Baleendah. Sungai citarumpun sempat tak tertampung dan menyebabkan banjir, namun banjir tersebut tidak bertahan lama dan cepat surut, padahal air sungai sempat luber ke jalan inspeksi, satgas citarum gencar dalam pemantauan dan pengawasan wilayah (04/01).

Dansektor VI Kol Arh Dodo Irmanto beserta jajaran satgas dan masyarakat sekitar aktif berkomunikasi dalam giat seputar wilayah, termasuk sosialisasi citarum harum agar semua elemen ikut andil dan lebih peduli dalam menjaga lingkungannya. Dalam patroli sungai Dansektor VI dan Pengurus Ketua RW 21 Gufron Cokro Valentino Baleendah aktif bersama giat jaga lingkungan, apa lagi setelah pasca sungai citarum meluap dan sempat banjir serta banyaknya sampah yang lalu lalang di sungai.

Menurut Gufron ” padahal sungai citarum airnya sempat luber ke jalan dan banjir, namun saat ini cepat sekali surutnya, sebelumnya bila luber sampai banjir pasti agak lumayan lama surut, sebelum citarum harum ada, karena banyak sungai yang dangkal.

” Satgas TNI dalam melakukan tugas di citarum cukup luar biasa, ya memang belum semua terlihat 100%, tapi semenjak di tangani satgad citarum dampaknya bagus juga, khususnya wilayah kami, salah satunya banjir cepat surut, saya dan warga merasakan manfaat dari kinerja satgas citarum sektor VI” ucapnya.

Dansektor VI sendiri memerintahkan personilnya untuk selalu waspada di semua wilayah, personilpun turun ke sungai langsung untuk membersihkan sisa sampah yang tersangkut terbawa arus sungai saat banjir beberapa hari lalu. Dirinya mengatakan ” sisa sampah plastik dan lain-lain masih banyak yang tersangkut di bibir sungai dan jembatan, saat air surut cukup jelas dan tampak ” ungkap Dodo.

” Mumpung air sungai surut, maka kita akan lakukan pembersihan sisa sampah yang tersangkut, karena bila air besar arusnya bisa membahayakan, sekalian juga kita patroli sungai untuk monitor wilayah secara menyeluruh, meski katamaran tersendat karena sebagian sungai tampak jelas dangkalnya karena aliran sungai lancar, sehingga mudah surut ” tutup dia. (chox)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed