oleh

Tumpukan Sampah Sungai Citarik Akibat Kurangnya Pengawasan dan Pemeliharaan, Baru Terangkat Dan Masih Banyak Tumpukan Lain

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Sampah berserakan di sepanjang Sungai Citarik, karena kurangnya pemeliharaan dan pengawasan serta tingkat kesadaran. Terlihat disepanjang Sungai Citarik yang tepatnya di wilayah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung banyak tumpukan sampah yang di duga sampah buangan dari warga sekitar (28/01).

Akibat sampah yang berserakan dipinggir sungai Citarik besar kemungkinan ketika hujan lebat atau debit air meluap sampah tersebut akan terbawa air mengakibatkan tumpukan sampah dipintu air Dam Adimaja Desa Sukamanah seperti beberapa hari yang lalu sempat terpanatau oleh MI. Sampah menumpuk di pintu air sangau Citarik.

Salah satu warga Ujang (55) warga Desa Haurpugur mengatakan, “sampah tersebut buangan dari warga Masyrakat sekitar Sungai Citarik, karena tidak ada tempat pembuangan sampah terpaksa sampah dibuang ke pinggir sungai dan tertumpuk,kata warga saat ditanya awak media.

Dan lagian tidak pernah ada yang larang buang sampah disini, karena kalau ada yang melarang pasti warga tidak ada yang berani buang sampah di pinggir sungai “ungkapnya.

Ketika awak media menyambangi Sungai Citarik terpantau anggota Satagas Citarum Harum sedang membersihkan sampah di Dam pintu air Sungai Citarik Dam Adimaja Desa Sukamanah, dalam kegiatan tersebut anggota Subsektor 1/21 Rancaekek dan dan subsektor 17/21 bekerjasama bersihkan sampah tersebut.

Menurut Serma Agus sumarna Dansubsektor 17/21 dilokasi Dam Sungai Citarik, ” Kami dari Dansubsektor 17/21 Solokan jeruk bekerjasama dengan Dansubsektor 1/21 Rancaekek melaksanakan kegiatan pengangkatan sampah yang bertumpuk di Dam sungai citarik “ucapnya.

“Kegiatan kami ini dalam penanganan dan pemeliharaan Sungai Citarik dari Sampah yang menjadi penyendat aliran sungai Citarik, Oleh karena itu kami bersama anggota Dansubsektor 1 Rancaekek serta dibantu oleh tim Gober untuk mengangkat tumpukan sampah yang ada di sungai Citarik,

“Bahkan sampah tersebut setelah kami angkat bersama-sama sebanyak 2 truk yang sudah kami angkut ketempat pembuangan sampah (TPS) di pinggir sungai citarik wilayah solokan jeruk.

“Tetapi sampah tersebut setelah di sini dibersihkan di sebelah barat sungai Citarik masih juga ada tumpukan sampah sehingga kami terus melakukan pembersihan sampah di sungai Citarik.

Kami Dansubsektor 1/21 selalu melakukan patroli diwilayah sungai citarik agar terpantau warga yang membuang sampah ke sungai, selain itu kami juga melakukan sosialisasi kepada warga sekitar tentang bahayanya buang sampah ke sungai atau dipinggir sungai, Tutur Serka Mulyana Dansubsektor 1/21 Rancaekek.

“Sampah ini bukan hanya buangan dari warga yang ada di wilayah sektor 21 saja, tetapi mungkin ini buangan sampah dari anak-sungai di wilayah sektor lain, soalnya waktu hujan lebat aliran air sangat besar sehingga dari semua anak sungai dari wilayah timur bermuara semuanya ke sungai Citarik “Jelasnya.

Dan terjadi banjir di wilayah Rancaekek dan tegalluar bukan akibat tumpukan sampah tetapi akibat hujan deras dan debit air sangat besar sehingga dari arah Sungai Citarik dan Citarum bertemu di muara kedua sungai sehingga terjadi luapan air tidak tertampung sehingga terjadi banjir di kedua wilayah tersebut,

Ia menambahkan, kalau di jembatan cimeok sudah sering kita bersihkan tapi masyarakat tidak peduli, dan yang pegepul/penampung limbah sudah kami tegur jangan bakar sampah di situ dan yang jembatan itu juga sudah sering kami bersihkan sama masyarakatnya ditambah musim hujan “imbuhnya.

Kades Sukamanah Dede Rahim “Sampah dipintu air Dam Adimaja itu sering menumpuk apalagi sekarang musim hujan sampah dari mana-mana, sampah sering diambilan oleh warga sekitar.

Karena sampah tersebut banyak selain sampah pelastic banyak juga sampah dari bambu,  dan kayu sehingga sampah di angkat sama warga “pungkasnya.

Disamping itu salah satu warga mengatakan, sampah itu sudah beberapa hari numpuk dipintu air, sehingga menutup aliran air mengakibatkan tersendat aliran air, tetapi sekarang sudah dibersihkan oleh anggota TNI sehingga aliran air bisa lancar kemabali, kata warga setempat yang lagi menjaring ikan di Sungai Citarik deket pintu air

Sampah masih terlihat menumpuk di beberapa lokasi terpantau di beberapa titik di Wilayah tanggul Sungai Citarik tepatnya di Kp Bojong Baraja, dan Curugcandung Desa Haurpugur Kecamatan Rancaekek. (JF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed