oleh

Cemarkan Lingkungan, Pabrik Textile di Denda 4,2 Milyar

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung yang diketuai Astea Bidarsari, serta Hakim Anggota Firza Andriyansyah, dan Herudinarto mengabulkan gugatan KLHK terhadap PT Kamarga Kurnia Textile Industry (PT. KKTI). Perusahaan tersebut dinyatakan terbukti melakukan pencemaran lingkungan hidup di lokasi PT. KKTI yang beralamat di Jalan Cibaligo KM 3 Leuwigajah Desa Melong, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi Jawa Barat (25/02).

Majelis Hakim menghukum PT. KKTI untuk membayar ganti rugi materiil sebesar Rp4,25 miliar lebih rendah dari gugatan yang diajukan KLHK sebesar Rp18,2 miliar. Penegakan hukum terhadap perusahaan pencemar di DAS Citarum merupakan komitmen KLHK untuk mewujudkan Citarum Harum, ujar Dirjen Penegakan Hukum LHK Rasio Ridho Sani.

Gugatan perdata terhadap pabrik tekstil PT. KKTI dilakukan karena tidak ada keseriusan pihak perusahaan dalam mengelola air limbah dan limbah B3 yang dihasilkan. Putusan ini harus jadi pembelajaran bagi perusahaan lainnya.

KLHK tidak akan berhenti mengejar, dan menyeret pelaku pencemar lingkungan hidup ke pengadilan baik melalui perdata dan/atau pidana. Sudah banyak korporasi yang diproses dan kami bawa ke pengadilan. Walaupun pencemaran sudah berlangsung lama akan tetap ditindak. Kita dapat melacak jejak-jejak dan bukti pencemaran lingkungan hidup sebelumnya dengan dukungan ahli dan teknologi. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed