Geruduk Kantor TAF, FJP2 Jabar Tanyakan SOP dan Etika dalam Menjalankan Usaha

oleh
TAF,FJP2,FJP2 Jabar

BANDUNG, MATAINVESTIGASI.COM — Beberapa awak media yang tergabung dalam Forum Jurnalis Peduli Publik (FJP2) geruduk Kantor Toyota Astra Finance (TAF) beralamat jalan BKR No. 118 , Bandung, Kamis (30/7).

Kedatangan awak media tersebut bukan tanpa alasan, mereka merasa tidak terima, ada 5 orang tidak dikenal tiba-tiba membawa paksa orang yang sedang bertamu di kantor DPD Forum Jurnalis Peduli Publik (FJP2) Jawa Barat, tanpa menunjukan identitas, tanpa permisi terlebih tanpa sepengetahuan Tuan rumah (Ketua DPD FJP2-red), Selasa (14/7) lalu.

Baca Juga:

5 Orang Tidak Dikenal, Bawa Paksa Limbong dan Kendaraan Miliknya di Workshop FJP2 Jabar

Ketua DPD Forum Jurnalis Peduli Publik (FJP2) Jabar, Iwa Permana menyampaikan,” Kedatangan kami ke Toyota Astra Finance (TAF) ini guna melakukan konfirmasi dan menyampaikan keberatan terkait aksi 5 orang yang belakangan diketahui sebagai oknum kolektor Toyota Astra Finance (TAF).

” Sebagai warga negara, bahkan kami sebagai Lembaga atau Organisasi kewartawanan yang memiliki legalitas dan anggota dari berbagai media, baik cetak maupun online merasa tidak dihargai hak-haknya, oleh 5 oknum kolektor Toyota Astra Finance (TAF) yang cenderung melakukan tindakan melawan hukum”tegas Iwa.

” Mereka (5 oknum kolektor TAF-red) membawa orang yang sedang bertamu ke kantor kami, tanpa ijin dan tanpa sepengetahuan tuan rumah, sangat ironis sekali, di zaman sekarang masih ada orang yang tidak memiliki etika dan sopan santun” katanya.

Dilontarkan Pertanyaan oleh para awak media, Apakah SOP PT. Toyota Astra Finance (TAF) seperti itu, Pihak TAF yang diwakili Risman, Madi dan Habib mengatakan,” Kami belum bisa memberikan statement, harus nunggu jawaban dari pihak management.

“Apabila rekan-rekan akan mempublish beritanya, silahkan..! kami akan lakukan langkah-langkah selanjutnya seperti apa, itu tergantung pihak management nantinya” tandas Habib.

“Masalah ini urusan TAF dengan Debitur, atas nama bapak Limbong, dan hari inipun kami dipanggil Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)” ucapnya.

” Urusan kami bukan masalah kredit, itu urusan TAF dan Debitur, silahkan selesaikan, permasalahan kami adalah etika yang diduga dilakukan oleh oknum kolektor TAF yang membawa tamu kami tanda ijin dan tanpa sepengetahuan tuan rumah” timpal Pimred Mata Investigasi yang akrab disapa Ucox.

Berdasarkan pantauan para awak media, PT. Toyota Astra Finance (TAF) Bandung disaat kondisi pandemi Covid-19 ini, tidak memperhatikan protokol kesehatan, terbukti tidak adanya cek suhu didepan pintu masuk, tidak adanya tempat cuci tangan dan atau Hand sanitizer.

Seusainya melakukan konfirmasi ke Pihak Toyota Astra Finance (TAF) Para awak media sowan ke Polsek Regol dan diterima oleh Panit Intel Polsek Regol, Polrestabes Bandung IPDA Yanto. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − nine =