oleh

Polemik Pemindahan Karyawan Tetap PD Kebersihan,Diduga Nyaris Tanpa Pesangon

Bandung, Matainvestigasi.com – Kurang lebih sekitar 200 orang kayawan tetap PD. Kebersihan Bandung melakukan aksi internal yang bersifat dadakan, dikarenakan adanya surat direksi yang mengungkapkan bahwa pada tanggal 19/08/2020 seluruh kayawan tetap dari tukang sapu sampai pengangkut di haruskan hadir untuk penanda tanganan kontrak sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, rabu (19/08).

Surat yang tertanggal 14 / 08 /2020 di tanda tangani Pjs Dirut PD. Kebersihan (Gun Gun) terkesan memaksa dan menekan karyawan tetap, menjadi Pekerja Harian Lepas di DLHK. Hal ini memacu para karyawan yang sudah bekerja 5 sampai 30 tahun, dan mempunyai SK sebagai Karyawan Tetap PD Kebersihan. Aksi internal dadakan untuk mempertanyakan status Pesangon jika dipindahkan ke DLHK menjadi Pekerja Harian Lepas.

Hal ini sudah melanggar UU ketenaga kerjaan, ” sahut salah satu peserta aksi dalam interview dengan peserta aksi lainnya.

Karena sudah lebih dari tiga bulan Rencana pemindahan karyawan ke DLHK terus dihembuskan, sementara status karyawan PD Kebersihan yang harus di Non aktifkan dan diberi pesangon (Aktuaria – PD Kebersihan) atau Reward.

Menurut peserta aksi, ” Pihak Direksi tidak menggubris, inilah yang memicu ketidak nyamanan kami, sehingga kami harus mempertanyakann secara bersama – sama, demikian disampaikan oleh salah satu penyapu yang sudah bekerja 25 tahun lebih.

Melalui perwakilannya para karyawan, mendapatkan titik terang bahwa Aspirasi tentang, Pesangon akan dibayar sesuai masa kerja, Uang tabungan di Koperasi/DPLK tetap akan dibayarkan. Bagi yang akan melanjutkan bekerja di DLHK Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dipersilahkan menanda tangani kontrak sebagai Pegawai Harian Lepas / PHL.

Menurutnya, Ini diterima sebagai Aspirasi saja, karena masih harus dibicarakan dengan pihak terkait untuk pelaksanaan dan penyediaan dananya, mengingat jumlah yang harus di akomodir tidak kurang dari 540 karyawan “ungkap Tim 8, yang tak mau sebut namanya.(asep kw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.