oleh

Satgas Citarum Tekan dan Sambangi Pelaku Industri Untuk Perhatikan Limbah Olahannya

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Satgas Citarum lanjut monitor lapangan. Dansektor 6 Kol Arh Didik Suswandi beserta jajaran lakukan peninjauan di Kawasan Industri De Prima Terra Tegalluar Bojongsoang terhadap pelaku industri yang di nilai ada titik rawan potensi pencemaran terhadap lingkungan, khususnya sungai citarum, selasa (06/10).

Saat melakukan monitoring lapangan, ada yang menarik perhatian Dansektor, ada pelaku industri yang diduga bisa berpotensi mencemari lingkungan. Dansektor bergegas menanyakan dan memeriksa kegiatan tersebut, sambil melihat sekeliling lingkungan industri tersebut.

Pt. Multi Adira Plasindo (MAP) yang berlokasi di Blok A2 No 9 Kawasan Industri yang beroperasi kegiatan penggilingan plastik bekas, baik plastik terbakar ataupun bekas kabel yang di olah menjadi biji plastik, tampak air cuciannya terbuang ke parit. Dansektor 6 mengatakan “ini hasil cucian di buang ke parit dan mengalir ke luar, kenapa bisa ?”ucapnya.

Kebetulan Ardi pemilik tidak di tempat, Yuni selaku Humas Pt. MAP menjelaskan “yah air cucian limbahnya di muat ke drum lalu akan di bawa, benar ada juga yang terbuang ke parit, karena penuh dan ipal buatan kemarin bocor jadi belum bisa di pakai, rencana mau buat lagi, nanti kita tutup “pungkasnya.

Tampak penasaran, Dansektor 6 menanyakan yuni “kok pabrik sebesar ini tidak perhatikan lingkungan, debu hitam dan ruangan yang menyengat bau begini apa tidak mengganggu pekerja, sudah berapa banyak karyawan yang kena sesak nafas, terus kenapa banyak lumput hasil gilingan dan debu plastik berserakan, exosnya tidak ada yah “tegas dansektor.

Yah pak, itu semua hasil produksi dan exos ada tapi di ruang sana, bila terpasang disini akan mengganggu tetangga sebelah pabrik debunya. Air cuci dan limbah plastik baik yang kasar atau yang bubuk akan di olah lagi, memang rencana akan segera buat ipal yang baru, sempat off dua bulan saat ini baru jalan “ungkap yuni.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed