Pasien Covid 19 Sempat Terkatung-Katung, Dinas Saling Lempar

oleh

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Pasien yang diduga terpapar covid 19 menurut keterangan dari keluarga korban yang sempat diperiksa di RS Santo Yusup sempat terkatung – katung dalam penangannya, pengurus dan warga sempat kebingungan untuk membantu korban covid 19 yang berlokasi di Jl Dago Pakar Permai 1 No19 Rt1/7 Perumahan Dago Resort Desa Mekarsaluyu Kecamatan Cimenyan, Selasa (06/04).

 

Menurut warga dan pengurus “saya sempat menghubungi PSC 199 Kab Bandung, namun jawabannya di minta suruh antar sendiri ke rumah sakit, karena saya bukan dari rumah sakit soreang tapi call centre psc, atau korban di antar oleh keluarga korban saja, bila tidak ada APD, pakai saja yang ada masker, jas hujan, sarung tangan pakai kantong kresek “katanya.

“Kita juga sempat hubungi rumah sakit hasan sadikin untuk meminta korban di jemput pakai ambulance, namun sekali lagi menolak dengan alasan kita hanya bisa keluarkan ambulance dari rumah sakit ke rumah sakit yang di rujuk saja, dan lagi tidak ada supir penjemputan, coba saja kontak psc 199 dinkesnya karena ada yang piket bila di psc 199, dan memang tugasnya untuk menjemput “jelasnya.

Wargapun bingung menghadapi hal ini, khawatir karena korban sudah tidak sadarkan diri. Namun pagi tadi sudah di bawa ke rumah sakit rotinsulu karena anggota dewan DPRD Fahmi Maulana Ketua Komisi D Soreang turun tangan dalam penangan pasien covid 19 yang tidak sadarkan diri. (Chox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *