Penangan Covid 19 Kab Bandung Terkesan Cuek, Warga Sempat Panik dan Bingung

oleh

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Warga Dago Resort Mekarsaluyu Kecamatan Cimenyan kecewa atas kinerja pemerintahan setempat dalam penangan korban terpapar covid 19. Korban yang sekarat sejak senin 5 April 2021 pukul 21:00 wib, baru bisa di tangani petugas covid pagi dini hari, Selasa (06/04).

Pengurus warga mengungkapkan “saya mah bersama warga yang lain melaporkan sejak jam 9 malam khususnya camat juga di beritahu lewat whatsapp, dan pihak terkait juga di infokan, apa lagi ini menyangkut warga saya yang sudah jelas harus di tangani segera “paparnya.

“Sementara puskesmas sudah tutup, dan dinas terkait juga diberitahukan, namun lempar sana sini dengan alasan lain lain, sementara penangan covid 19 ini prioritas presiden untuk menangani segera pasien yang terpapar covid 19, namun baru bisa di tangani subuh, mungkin baru bangun tidur petugasnya “ucapnya kesal.

Kadinkes Dr Grace, Puskesmas mendapat laporan tgl 6 April 2021 pukul 05.30 WIB dari pak Camat, bahwa di RW 07 desa Mekarsaluyu ada warga kritis butuh pertolongan medis, Pukul 05.30 WIB puskesmas melakukan konfirmasi data ke ketua RW untuk memastikan dan mendapatkan nomer kontak pasien.

“Setelah kami kontak kami buatkan rujukan lewat sisrutte ke RS Rotinsulu jam 06.00 pasien ke RS, diterima di IGD PIE RS Rotinsulu 07.30 WIB.

“Riwayat penyakit pasien : pasien sudah sejak Rabu, 31 Maret 2021 merasa demam, dan anosmia. Gejala bertambah berat pada tgl 4 April 2021, sehingga pasien datang ke UGD RS Santo Yusuf pukul 22.00 WIB, dilakukan pemeriksaan darah dengan hasil trombositopeni.

Advis RS Santo yusuf  pasien boleh pulang dan rawat jalan. Tgl 5 April 2021 jam 22.00 pasien kembali ke UGD RS Santo Yusuf merasa gejalanya bertambah berat tidak berkurang dengan obat. Pasien merasa nyeri di dada sampai sesak, demam, batuk, anosmia “ungkap Grace. (Chox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *