oleh

Tumpukan Sampah Terparkir Jelas di Sungai Cikeruh Sumedang

Kab Sumedang, Matainvestigasi.com – Dihari  jadi Citarum Harum masih ada pelaku yang dengan sengaja melakukan pencemaran terhadap sungai. Seharusnya itu tidak perlu terjadi, apa lagi mengingat program citarum harum yang cukup gencar dalam melakukan Perubahan untuk Percepatan Perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS). Saat ini yang terjadi di Desa Mekar Galih Kecamatan Jatinabgor sungai di jadikan bak sampah, Senin (24/05).

Miris Sungai Cikeruh Sumedang banyak tumpukan sampah plastik yang akan berpotensi cemarkan sungai citarum. Bukan hanya itu saja, ada juga warga yang dengan sengaja membuangnya ke sungai dan menjadi tumpukan sampah rumah tangga di area sungai cikeruh, padahal daerah tersebut rawan banjir.

Sekdes Sayang Ihcsan Sopian saat di konfirmasi langsung menjelaskan, “kita selaku perangkat desa sudah sering lakukan pembinaan bersama satgas juga dan pernah mengajukan TPT ke dinas terkait untuk batas sungai dan pabrik, namun faktanya dari pemerintahan setempat susah dan belum di tanggapi, padahal itu penting karena tpt untuk batas air dan bila ada sampah tidak langsung ke sungai.

“TPS3R kita ada 3 untuk tempat sampah warga, namun karena kurangnya sdm maka pengolaham tersebut tidak maksimal, maklum semua tenaga adalah relawan. Sampah di kelola oleh mereka yang relawan, namun saya juga baru tahu ada tps sampah pribadi yang cemarkan sungai, nanti kita akan tegur pelakunya, “ucap sekdes.

Dansub 15 Sektor 21 Serka Erik menambahkan “saya sudah sering tegur orang tersebut selain kandang sapi atau sisa pakannya jangan buang di sungai, termasuk kotorannya. Pernah kita bersihkan bersama sampah yang di bawah jembatan, sekarang sudah numpuk lagi “pungkasnya.

Jangan jadikan citarum tempat sampah terpanjang sedunia, tingkat kesadaran masyarakat harus terus di push, agar program citarum berhasil dengan gemilang, sampah yang dengan sengaja di buang ke sungai diduga bekas pakan sapi oleh pengelola sampah. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed