oleh

Warga Desa Cilame Nilai Camat Ngamprah Cuek dan Abai, Warga Susah Vaksin

Kab Bandung Barat, Matainvestigasi.com – Masa pandemi masih berlangsung, bahkan saat ini PPKM Darurat diperpanjang sampai 09 Agustus 2021 oleh Presiden RI Jokowi. Untuk pencegahan wabah covid 19 tidak menyebar dan terbentuknya cluster baru, tiap daerah harus melakukan pengawasan dan kegiatan masyarakat, bahkan penyekatan. Vaksinasi pada warganya juga harus di lakukan, Sabtu (07/08).

Namun tidak demikian di wilayah Kecamatan Ngamprah Bandung Barat. Warga Desa Cilame mengeluhkan pemerintah daerahnya, khususnya pada Kecamatan Ngamprah, karena menurutnya peran sebagai pemerintah daerah abai akan wabah covid 19 ini yang jelas prioritas pemerintah pusat dalam pencegahan dan penyebaran virus covid 19 yang cukup meluas.

Warga Cilame berinisial AB geram dengan camat, alasannya camat sebagai perpanjangan tangan selaku pemerintah di nilai acuh akan wabah covid 19. Dalam perannya dan keberadaannya seakan kurang peduli pada warganya, melihat situasi darurat ini harusnya camat mempelopori vaksinasi masal buat warga, karena warga mengharapkan ada vaksinasi diwilayahnya, tapi seakan camat cuek.

Menurutnya, “Kami selaku warga desa cilame kecamatan Ngamprah sedikit ingin mengutarakan terkait hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat dalam hal penanggulangan wabah Covid 19, khususnya di wilayah tempat tinggal kami RW 22. Kami sangat tidak berasa sekali dari segala aspek, manakala banyak warga yang isoman terkonfirmasi positif aktif covid sama sekali tidak ada aparat pemerintah yang hadir, “ungkap AB.

“Terkesan kita seolah-olah dibiarkan saja, jangankan penyemprotan cairan desinpektan, untuk mencoba meminta percepatan vaksinasi saja sangat sulit. Banyak warga kami sampai mereka ikut di vaksin di wilayah kota bandung dan kota cimahi keluar dari wilayahnya.

AB menambahkan, “Saya berharap dan mengetuk pemerintah khusunya kecamatan ngamprah untuk bisa mencarikan solusi yang baik dan tidak diam saja seakan acuh tak acuh, karena ini demi kebaikan bersama, harusnya pemerintah kewilayahan hadir di tengah-tengah masyarakat, ada apa dengan Pemerintahan KBB, “pungkasnya.

Agnes Virganty selaku camat ngamprah masih bungkam saat di konfirmasi via pesan singkat terkait warganya desa cilame yang merasa susah vaksin dan banyak yang belum divaksin, sementara situasi pandemi masih berlangsung entah sampai kapan. (Chox)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.