oleh

Limbah Air Lindi TPK Sarimukti Sengaja di Buang ke Sungai, Budi Kasiop TPSTR DLH Jabar Akui Blak-Blakan Tidak Sanggup, Tuding Kadis LH Minim Anggaran

Bandung, Matainvestigasi.com – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat harusnya peka dan waspada dalam penanganan TPK Sarimukti Cipatat Kabupaten Bandung Barat. TPK sarimukti menjadi bukti gagalnya DLH Jawa Barat dalam mengatasi lingkungan, khususnya sampah yang berserakan sepanjang jalan menuju TPA dan terlebih lagi abai dalam menanggulangi air lindi sampah yang berasal dari TPK sarimukti, Kamis (14/04).

Lihat yotube,

Saat di konfirmasi langsung Kasie Operasional UPTD TPSTR Budi Agriawan yang juga PPK DLH Jabar mengakui kekurangan akan pengelolaan TPK sarimukti cipatat, dirinya mengatakan, “saya akui TPK belum maksimal dalam pengelolaan limbah cair lindi, namun ini masih dalam masa percobaan, karena memang TPK sarimukti tidak ideal dan cukup baik untuk menampung sampah yang sudah overload dari kota dan kabupaten bandung, “ungkapnya.

Lihat yotube,

“Dalam masalah ini saya juga sudah di panggil menghadap kepala dinas, saya sudah jelaskan permasalahan di lapangan, namun bagaimana lagi karena ini terkait dengan anggaran oerasional juga sdm personil dan saya juga sudah jelaskan itu semua, bahkan jujur saya juga sudah tidak sanggup dalam masalah ini, namun mau apa lagi itulah yang terjadi di lapangan.

Baca juga;

“Untuk area luar TPK harusnya ada pihak dari dinas lingkungan hidup kabupaten bandung barat karena itu tugas mereka bukan kita, bahkan dengan kejadian longsor 2019 lalu, lahan perhutani saja terpakai untuk penumpukan sampah yang memang tidak tertampung lagi di TPK sarimukti, harusnya TPK ini sudah tidak terpakai, yang memang rencananya akan di tutup, bisa di sebut ini darurat.

Budi menambahkan, harusnya kepala dinas bisa memberikan dana operasional lebih buat kita, karena saat ini anggaran bisa di katakan tidak cukup untuk mengatasi sampah yang ada. Hal ini juga sudah di sampaikan ke Gubernur dan pernah di bahas, “ucapnya.

Perlu diketahui air Lindi dari TPK dapat mempengaruhi kesehatan manusia, mencemari lingkungan dan biota perairan karena dalam lindi terdapat berbagai senyawa kimia organik maupun anorganik serta sejumlah bakteri patogen. Selain itu juga mengandung amoniak, timbal dan mikroba parasit seperti kutu air yang dapat menyebabkan gatal-gatal. Jelas Air Limbah Lindi TPK Sarimukti tampak by pass keluar jalur aliran sungai, dan menyerap ke pori-pori tanah yang akan di gunakan masyarakat saat memakai air tanah. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.