Meradang, Desa di Jateng Terkepung Air Laut, Susi Pudjiastuti : Pemerintah Kok Malah Buka Keran Ekspor Pasir Laut

Bandung, Matainvestigasi.com – Akhirnya Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti buka suara menyoroti beberapa desa di Provinsi Jawa Tengah yang seolah dikepung air laut, Minggu (25/06)

Diketahui hal tersebut diakibatkan karena naiknya permukaan air laut dan penurunan permukaan tanah sehingga wilayah itu dikelilingi air laut.

Adapun wilayah yang dimaksud yaitu Desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah. Dalam potret yang dibagikan Antara News, tampak warga memanfaatkan jalan setapak yang dibuat dari kayu untuk melintas.

Menanggapi hal tersebut, Susi menyayangkan tindakan pemerintah yang justru mengizinkan ekspor pasir laut melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi Laut.

“Sementara kita membuka ekspor pasir,” ujar Susi, dikutip akun Twitter @susipudjiastuti pada Selasa (13/6/2023).

Diizinkannya ekspor pasir laut memicu reaksi publik. Pasalnya, setelah 21 tahun dihentikan, kini Indonesia kembali membuka keran ekspor pasir laut ke Singapura sejak 15 Mei 2023 melalui peraturan tersebut.

Penghentian ekspor pasir laut ke Singapura telah berlaku sejak era Presiden Megawati Soekarnoputri melalui SKB Tiga Menteri, yakni Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Negara Lingkungan Hidup.

SKB itu bernomor 89/MPP/Kep/2002, SKB.07/MEN/2002, 01/MENLH/2/2002 tentang Pengehentian Sementara Ekspor Pasir Laut.

Saat itu ada dua alasan mendasar eskpor pasir laut dilarang yaitu karena pemerintah menemukan adanya aktivitas penambangan, pengerukan, pengangkutan, dan perdagangan pasir laut yang tidak terkendali.

Penghentian tersebut berlanjut di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui SK Menperindag Nomor 117/MPP/Kep/2/2003 tentang Penghentian Sementara Ekspor Pasir Laut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *