Polisi Yakin Tidak Salah Tangkap Pegi, Kombes Pol Surawan : Kita Sudah Kantongi Bukti

Bandung, Matainvestigasi.com – Pegi Setiawan alias Perong atau Robi Irawan buka suara saat dihadirkan kehadapan publik dalam konferensi pers Polda Jabar Minggu kemarin, Senin (27/05).

Pegi, sebelum konpres selesai, sorot matanya terus mengarah ke para awak media. Bibirnya terus berucap sesuatu meski aksinya itu terlihat seperti dihalangi, mengeluarkan isarat.

Akhirnya pegi buka suara dan di dengar oleh awak media. “Saya tidak pernah melakukan pembunuhan itu. Ini fitnah, saya rela mati,” ucapnya.

Ucapan tersebut pun ditimpali oleh para awak media dengan melontarkan pertanyaan.

“Bapak ganti identitas Robi?,” tanya wartawan.

“Tidak. Nama panggilan saya itu, nama gaul saya,” sahut Pegi.

Sebagai informasi, dalam konpers tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengurai keterlibatan dan peran Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina Dwi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana atau Eky pada 2016 silam.

Ia menjabarkan keterangan saksi terkait peristiwa tersebut.

“Peran PS alias Perong alias Robi Irawan bersadasarkan dari saksi pada tanggal 20 Mei 2024, kemudian 22 Mei 2024, dan 25 Mei 2024 yaitu menyuruh dan mengejar korban Rizky dan korban Vina dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna oranye dan selanjutnya memukul korban Rizky dan korban Vina menggunakan balok kayu,” kata Jules Abraham dikutip dari tayangan Kompas TV, Minggu (25/5/2024).

Tak hanya itu, Pegi disebut memperkosa Vina lalu membunuhnya.

Kemudian membuang jasad Vina dan Eki ke Jembatan Talun, kawasan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 27 Agustus 2016.

“Kemudian membonceng korban Rizky dan Vina menuju TKP bersama dengan saksi. Memukul korban Rizky dengan balok kayu lalu memperkosa korban Vina dan membunuh korban Vina dengan cara di pukul menggunakan balok kayu. Kemudian membawa korban Rizky dan Vina menuju flyover,” ungkapnya.

Sebenarnya selama penjelasan tersebut, sikap Pegi sudah menjadi sorotan lantaran terus menggelengkan kepalanya.

Beberapa kali mulutnya mengucapkan sebuah kalimat, namun tak terdengar.

Polisi Yakin Tak Salah Tangkap

Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan mengaku memiliki sejumlah bukti terkait keterlibatan Pegi dalam kasus Vina.

Kata dia, bukti tersebut mulai dari kartu keluarga hingga surat-surat kendaraan Pegi.

“Kita yakinkan bahwa PS adalah ini, STNK (sepeda motor) yang digunakan saat kejadian kita amankan. Kita cek kartu keluarga, ini adalah Pegi Setiawan,” terang Surawan.

Adapun alasan penangkapan Pegi berlangsung lama dan membutuhkan waktu hingga delapan tahun lantaran Pegi kerap berpindah tempat.

Yakni berpindah dari Cirebon ke Ketapang, Kabupaten Bandung pada 2016.

Di sana, ia juga mengganti namanya menjadi Robi. Sang ayah yang mengenalkan nama tersebut ke pemilik kontrakan dan mengaku bahwa Pegi alias Robi sebagai keponakannya.

Di sisi lain, Kartini, ibunda Pegi terisak meratapi nasib anaknya. Ia terus menangis terisak ketika ditanya oleh para awak media.

Berulang kali, mulutnya mengeluarkan kata istigfar dan mengatakan anaknya tak bersalah.

“Saya akan terus berjuang demi anak saya yang tidak bersalah apa-apa. Tolong pak anak saya tidak salah apa-apa. Kenapa anak saya jadi tersangka?,” ucapnya dikutip dari tayangan tvOneNews.

Ia mengaku siap pasang badan untuk anaknya. Selain sumpah, ia juga memberikan pesan untuk Pegi.

“Pegi kamu yang kuat dan sabar. Mama pasti berjuang demi kamu nak, karena mama tahu kamu tidak bersalah. Mama akan berjuang sekuat tenaga untuk membebaskan kamu dari kantor polisi dan dari tahanan itu nak.

“Mama bersumpa Demi Allah nak, mama akan berusaha untuk membela dan membenarkan kasus ini karena kamu tidak bersalah,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *