BANDUNG BARAT, MATAINVESTIGASI.COM — Proses penanggulangan bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus berlangsung hingga hari keempat pascakejadian. Hingga saat ini, sebanyak 47 korban berhasil ditemukan, sementara 51 rumah warga dilaporkan porak poranda dan hancur tertimbun material longsor.
Upaya pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan kemanusiaan yang bekerja tanpa henti di medan yang berat dan penuh risiko. Proses evakuasi jenazah dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi tanah yang masih labil.
Pada hari keempat ini, kegiatan pencarian korban dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan kembali dilanjutkan besok pagi mulai pukul 08.00 WIB. Tim akan memfokuskan pencarian di sejumlah titik yang diduga masih terdapat korban tertimbun, terutama di wilayah Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda.
Seiring masih berlangsungnya proses evakuasi, masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak mendatangi lokasi bencana terlebih dahulu. Selain faktor keselamatan, kehadiran warga dalam jumlah besar dikhawatirkan dapat menghambat pergerakan alat berat dan tim penyelamat di lapangan.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari Posko Penanggulangan Bencana yang dipusatkan di desa, kondisi pengungsi saat ini relatif terkendali. Bantuan logistik telah berdatangan dari berbagai pihak, dan kebutuhan dasar warga terdampak, seperti makanan, air bersih, serta tempat pengungsian, dinyatakan telah tercukupi.
Meski demikian, proses pencarian korban masih menjadi prioritas utama, sembari pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap potensi longsor susulan di wilayah terdampak.








