Langsung ke konten
Sabtu, 7 November 2026 | Fokus Hari Ini: Transparansi & Akuntabilitas

Informasi Akurat
Untuk Indonesia

Breaking News
Ijazah Ketua DPRD Sumedang Diduga Syarat Rekayasa, Keberadaan Kampus STEI Tiara Misterius!Tekankan APBD 2027 Harus Berdampak Nyata, Fraksi Gerindra DPRD Jabar:  Perluas Kesempatan Kerja dan Kesejahteraan MasyarakatMampukah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tuntaskan Kasus Eks HGU Tenjojaya SukabumiMBG KB Melati Bunda Bojongsoang Disetop, Alasan Masih Kabur: NPSN Dipersoalkan, Kepala SPPG Sulit DikonfirmasiPorprov XV 2026, Ketersediaan Debit Air Venue Ski Jadi Sorotan DPRD Jabar Komisi VTemuan BPK Bongkar Belanja Tenaga Alih Daya Dinkes Kota Bandung Sebesar Rp 28,5 Miliar yang Diduga Penuh Rekayasa!Pengadaan Belanja Tenaga Kebersihan dan Pemeliharaan Gedung Senilai Rp 1,95 Miliar di RSUD Kota Bandung Diduga Syarat PenyimpanganPemetaan Potensi, Komisi III DPRD Jabar Sebut Pentingnya Pendapatan DaerahIjazah Ketua DPRD Sumedang Diduga Syarat Rekayasa, Keberadaan Kampus STEI Tiara Misterius!Tekankan APBD 2027 Harus Berdampak Nyata, Fraksi Gerindra DPRD Jabar:  Perluas Kesempatan Kerja dan Kesejahteraan MasyarakatMampukah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tuntaskan Kasus Eks HGU Tenjojaya SukabumiMBG KB Melati Bunda Bojongsoang Disetop, Alasan Masih Kabur: NPSN Dipersoalkan, Kepala SPPG Sulit DikonfirmasiPorprov XV 2026, Ketersediaan Debit Air Venue Ski Jadi Sorotan DPRD Jabar Komisi VTemuan BPK Bongkar Belanja Tenaga Alih Daya Dinkes Kota Bandung Sebesar Rp 28,5 Miliar yang Diduga Penuh Rekayasa!Pengadaan Belanja Tenaga Kebersihan dan Pemeliharaan Gedung Senilai Rp 1,95 Miliar di RSUD Kota Bandung Diduga Syarat PenyimpanganPemetaan Potensi, Komisi III DPRD Jabar Sebut Pentingnya Pendapatan Daerah
RAGAM

Sekolah Siaga Kependudukan, Pemkot Bersiap Hadapi Bonus Demografi

Bandung, Matainvestigasi.com – Setiap tahun jumlah penduduk terus bertambah. Bahkan pada tahun 2030-2040 Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi, yaitu ketika masyarakat berusia produktif lebih banyak daripada non produktif, Rabu (09/06).

Kondisi tersebut bisa menjadi bahaya dan ancaman jika tidak dipersiapkan dengan baik. Sehingga, perlu persiapan sejak dini agar bonus demografi bisa memberikan manfaat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka acara Penguatan Kerja Sama Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Pendidikan Formal, di Hotel Grandia Jalan Cihampelas, Selasa 8 Juni 2021.

Yana mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung yakni dengan memberikan pemahaman tentang masalah kependudukan terhadap generasi muda.

Di antaranya menghadirkan Sekolah Siaga Kependudukan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung dan Dinas Pendidikan, untuk memberikan pemahaman kepada para siswa.

“Pemahaman yang baik terkait masalah kependudukan berpengaruh langsung terhadap laju pertumbuhan penduduk maupun angka fertilitas di kemudian hari,” ungkap Yana.

Menurutnya, sekolah siaga hadir membawa misi pembangunan kependudukan di masa depan. Program tersebut guna mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan berwawasan kependudukan.

“Harus memulai dari tingkat SMP, sehingga akan menghasilkan SDM yang Berkualitas,” imbuhnya.

Di tempat sama, Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman menjelaskan, Sekolah Siaga Kependudukan hadir membawa misi pembangunan kependudukan masa depan. Mengingat selama ini materi kependudukan belum terintegrasi di semua mata pelajaran.

Ketika siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap masalah kependudukan, kata Andri, dapat mempengaruhi langsung terhadap laju pertambahan penduduk maupun angka vertilitas di masa yang akan datang.

“Ketika siswa-siswi sudah paham kependudukan, ke depannya pemerintah lebih mudah dalam menggencarkan program pengendaliaan penduduk,” terangnya. (Red)

Bagikan: