Tangerang, Matainvestigasi.com – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ngamuk saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan Asrama Haji di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Jum’at (25/05).
Proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan. Padahal bulan depan (Juni) sudah dijadwalkan akan digunakan sebagai simulasi para jemaah haji yang pulang dari Arab Saudi.
Arief tampak geram ke para pekerja lantaran seperti tak serius bekerja. Ia menyoroti fasilitas penunjang akses jalan di sekitar lokasi Asrama Haji masih berantakan.
“Saya sudah kasih previlege untuk bisa kerja siang malam, kecuali Sabtu Minggu. Sabtu Minggu juga bisa kalau malam, manfaatin. Tunjukin.
Kalau nggak bisa kerja, jangan kerja, jangan cuma mau minta kontraknya saja,” kata Arief dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @ariefwismansyah, Rabu (24/5).
Arief mengaku ia memang marah-marah saat sidak ke proyek pembangunan Asrama Haji itu, karena para pekerja dan kontraktornya seperti tak serius menggarap proyek tersebut.
“Itu makanya kemarin saya sewot juga. Kontraktor dikasih kerjaan sama pengembang kayak enggak serius. Jadi kita terjunin orang-orang PU kita sekarang buat bantuin,” kata Arief seperti dilansir cnnindonesia.com.
Arief menjelaskan proyek Asrama Haji di Kota Tangerang ini memang digarap oleh Kementerian Agama sejak 2022 dan ditargetkan rampung pada 2024.
Meski begitu, Arief menekankan lokasi Asrama Haji ini berada di kawasan Pemerintahan Kota Tangerang. Ia ingin fasilitas tersebut sudah bisa dimanfaatkan para calon jemaah haji asal Kota Tangerang sebagai simulasi lokasi penjemputan kepulangan jemaah pada bulan depan.
“Bulan depan kan ada kepulangan haji. Kita bersama Kemenag sebetulnya berharap bisa jadi simulasi kepulangan, dikejar,” ujarnya.
Keberadaan Asrama Haji di Tangerang cukup penting karena para jemaah bisa menghemat waktu ketimbang harus ke Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta Timur, “kesal Arief.
“Tapi kalau mereka langsung pulang ke asrama haji di Tangerang ini kan mereka bisa hemat 4 sampai 6 jam. Apalagi mereka sepuh-sepuh, kasihan. Kalau bisa lebih cepat kenapa harus lambat,” ujarnya.
Arief mengatakan fasilitas untuk menunjang prosesi simulasi kepulangan jemaah haji harus dipersiapkan sebaik mungkin dalam waktu yang terbatas.
“Targetnya jalan (di sekitar asrama haji) satu bulan lagi bisa dilalui, bisa dilewati dan layaklah. Karena kalau enggak sempurna belum, targetnya tahun depan. Cuma simulasi (kepulangan jemaah haji) ini bukan seadanya, kalau bisa disempurnakan kenapa harus seadanya,” katanya.
Kementerian Agama telah menyusun jadwal pemberangkatan calon jemaah haji kloter pertama secara bertahap ke Arab Saudi dilakukan pada Rabu (24/5). Kemudian, pemulangan para jemaah haji gelombang pertama ke Indonesia akan dimulai pada 4 Juli 2023.
Kemudian, jemaah haji gelombang kedua dijadwalkan akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 8 Juni 2023. Jemaah haji gelombang kedua mulai bertahap kembali ke Indonesia pada 19 Juli 2023. (Red)








