Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Pencemaran lingkungan masif trjadi khususnya anak sungai dan sungai citarum belum sepenuhnya baik dari para pelaku industri penghasil limbah cair B3 yang masih kerap melakukan tindakan nakal. Mereka masih berani dan intens membuang limbah kotornya kemedia sungai, ditambah kurangnya pengawasan dinas terkait dan lemahnya sanksi tegas, sehingga para pengusaha nakal secar terang – terangan membuang limbahnya, Kamis (19/02).
Aliran sungai Cisuminta Cisirung Dayeuhkolot, berdasarkan hasil penyusuran pada hari Kamis tanggal 12 Februairi 2026, team menemukan adanya limbah B3 berwarna hitam pekat dan bau dengan pH 11, bebas meluncur deras, dimana muara dari sungai tersebut langsung ke sungai citarum, tepatnya lokasi pembuangan depan PT MCAB bersama pembuangan sampah.
Berdasarkan kajian dan informasi yang berhasi dikumpulkan, bahwa asal limbah tersebut, diduga kuat milik PT Evergreen Textile Indonesia (Evergreen Tekstil) Jl. Cisirung No.1, Pasawahan, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Atau patut diduga, bahwa pembuangan tersebut adalah pembuangan silumam (ilegal).
Berdasarkan analisa, hanya PT Evergreen Textile Indonesia yang sangat dekat dengan saluran tersebut, hal itu berani diduga dilakukan untuk mengurangi biaya pengeluaran pembayaran pengelolaan limbah ke Ipal terpadu MCAB.
Pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan banyak anggaran dan membentuk program Citarum Harum jilid 1, jilid 2 dan akan terbentuk jilid 3, tetapi hal tersebut tidak memberikan dampak yang begitu signifikan terhadap pencemaran sungai citarum, mungkinkah ada mafia dalam program tersebut, ini masih menjadi misteri dan rasa penasaran bagi media.
Lemahnya sanksi dari pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor utama bagi pelaku industri yang menjadi penyumbang pencemaran secara masif penyebab utama dalam meracuni sungai, sehinga para pengusaha penghasil limbah B3 berani secara terang terangan melakukan pencemaran sacara berkala dan selalu terulang secara kasat mata.
Sampai berita ini diterbitkan, Pihak dari PT Evergreen Textile Indonesia masih bungkam dan menghindar untuk di temui, meski beberapa waktu lalu sudah di minta waktunya untuk klarifikasi, hanya berjanji nanti akan di infokan kembali melalui pihak security yang berjaga di gerbang utama. (Red)
