BOJONGSOANG — Komisi IV DPRD Jawa Barat menginspeksi langsung lokasi pembangunan Jalan Sapan – Majalaya di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung untuk mengawal ketepatan target pengerjaan.
Pengawasan ketat ini dilakukan guna memastikan alokasi anggaran negara dapat menghasilkan kualitas infrastruktur jalan yang memadai bagi mobilitas masyarakat.
Pengawasan lapangan yang digelar pada Rabu, 9 September 2026 tersebut menyasar pengerjaan fisik jalan sepanjang 260 meter dengan lebar 6 meter. Pekerjaan jalan ini merupakan kelanjutan dari koridor Gedebage Selatan menuju wilayah Sapan yang menjadi urat nadi lalu lintas antarwilayah.
Pengawasan Anggaran dan Aksesibilitas Warga
DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa penggunaan anggaran belanja daerah wajib dikawal secara transparan demi menjamin mutu konstruksi di lapangan. Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan menyatakan bahwa pemantauan langsung bertujuan menekan potensi penyimpangan dan keterlambatan pengerjaan.
“Ini sedang berprogres ya, kami monitor langsung,” kata Tedy Rusmawan pada Rabu, 9 September 2026 di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Dorongan Percepatan Target Penyelesaian Fisik
Hasil evaluasi di lokasi menunjukkan capaian progres pengerjaan fisik proyek ini masih tergolong rendah, yakni berada di kisaran 30 persen. Meskipun dokumen perencanaan menetapkan batas akhir penyelesaian pada November 2026, legislatif mendesak pihak kontraktor pelaksana untuk mempercepat ritme kerja agar rampung pada Oktober 2026.
Percepatan durasi pengerjaan sangat dibutuhkan agar kemacetan dan gangguan arus kendaraan masyarakat di jalur padat tersebut tidak berkepanjangan.
“Kami harap bisa lebih cepat, agar bisa langsung dimanfaatkan warga juga,” ujar Tedy pada Rabu, 9 September 2026 di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Pengaturan Arus Lalu Lintas dan Komitmen Pengawasan
Selain mengejar percepatan persentase fisik, kontraktor diminta serius menangani manajemen rekayasa lalu lintas harian di sekitar lokasi konstruksi. Komisi IV DPRD Jawa Barat memastikan pengawasan berkala tidak hanya berhenti di ruas Sapan – Majalaya, melainkan berlanjut ke seluruh proyek pembangunan infrastruktur daerah lainnya di Jawa Barat.
Pihak pelaksana proyek diwanti-wanti agar tidak mengabaikan kenyamanan para pengguna jalan selama proses pengecoran dan pengerjaan jalan berlangsung.
“Kami minta pelaksana memperhatikan pengaturan arus lalu lintas, karena ruas ini merupakan akses vital masyarakat,” kata Tedy pada Rabu, 9 September 2026 di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. (Chox)
