Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan harus di waspadai. PMK atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus.Hewan yang rentan terlular Sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba dan babi, Kamis (30/06).
Dilema Penjual hewan qurban resah dengan tidak adanya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan Lable Sehat Layak dari pemerintah Kabupaten Bandung, dalam hal ini Dinas Peternakan. Seperti yang di alami Penjual Hewan Qurban Cinta Asih di Nanjung Kp. Daraulin.
Akibat tidak adanya SKKH dan Label Sehat Layak, penjual hewan qurban mengalami kemerosotan dalam hal penjualan yang dalam waktu dekat ini sudah masuk musim qurban atau Lebaran Haji, seperti yang di alami penjual hewan qurban cinta asih di nanjung.
Saat di konfirmasi Rabu, Aang selaku penjual hewan qurban mengatakan, “vaksin sekarang lebih konsen pada sapi perah belum ke sapi potong, namun jelas menjadi dilema pada penjual hewan qurban, karena konsumen atau pembeli menanyakan hal tersebut.
“Saat ini kan jelas, isu Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) sedang meningkat, yang pastinya pembeli ingin tahu hewan yang akan di beli apakah sehat layak atau tidak, sementara penjual hewan qurban belum ada solusi dari dinas peternakan yang ada di wilayah untuk label sehat layak.
Harapan saya, lanjutnya,” paling tidak dinas cepat ambil solusi cepat, mengingat H – 3 mah mepet, kan saat ini lagi banyak-banyaknya pembeli dan selalu menanyakan akan hal itu, agar para penjual hewan qurban tidak kebingungan atau resah, “ungkap Aang. (Red)
