SUKABUMI, MATAINVESTIGASI.COM – Di tengah hamparan lahan yang tampak biasa saja di Kabupaten Sukabumi, tersembunyi sebuah potensi luar biasa. Bukan sekadar tanah kosong, melainkan harapan baru bagi dunia pendidikan. Komisi I DPRD Jawa Barat melihatnya sebagai peluang emas untuk mengatasi masalah akses pendidikan yang selama ini menjadi momok bagi warga. Kamis (23/10/2025).
“Aset ini terlalu lama dibiarkan tanpa sentuhan,” ungkap Taufik Hidayat, Wakil Ketua Komisi I DPRD Jabar, saat meninjau langsung lokasi strategis di Jalan Raya Siliwangi, Desa Benda, Kecamatan Cicurug
Lahan seluas setengah hektare, yang dulunya direncanakan sebagai jembatan timbang, kini terbengkalai sejak kewenangan pengelolaannya beralih ke pemerintah pusat.
Namun, di balik ketidak berdayaan itu, muncul ide brilian: mengubah lahan terlantar menjadi Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri. “Ini adalah solusi konkret untuk meningkatkan akses pendidikan, terutama bagi warga di wilayah perbatasan Sukabumi dan Bogor,” tegas Taufik.
Usulan ini bukan tanpa alasan kuat. Sistem zonasi yang kerap kali menyulitkan siswa untuk bersekolah di SMA Negeri terdekat, mendorong DPRD Jabar untuk mencari solusi alternatif.
Muhamad Sidkon Djampi, anggota Komisi I, memahami betul keresahan masyarakat. “Kami mengusulkan agar lahan ini diubah menjadi SMA Negeri Cicurug,” ujarnya dengan nadaOptimistis.
“Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mimpi ini pasti terwujud.”
Harapan itu pun disambut dengan antusias oleh Kepala Desa Benda, Hamdan. “Kami sangat mendukung rencana mulia ini,” katanya penuh semangat.
“Kehadiran SMA Negeri di desa kami akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi generasi muda.”
Kunjungan Komisi I DPRD Jabar ini bukan hanya sekadar inspeksi formalitas. Ini adalah wujud nyata komitmen untuk mengoptimalkan aset daerah demi kepentingan masyarakat. Lebih dari sekadar mendirikan gedung sekolah, DPRD Jabar ingin menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.
Lantas, kejutan apa yang sebenarnya disiapkan DPRD Jabar untuk pendidikan di Sukabumi? Akankah lahan terlantar itu benar-benar disulap menjadi sekolah impian? Mari kita nantikan bersama!
