Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Kapolresta Bandung Melalui Para Kapolsek Jajaran Polresta Bandung menggagas program Polri Peduli Lingkungan sebagai upaya mencegah kembali terjadi bencana banjir dan longsor, upaya penanaman pohon, Sabtu(18/01).
Karena itu salah satu penyebab bencana banjir dan longsor karena dibantarkan Sungai Citarum dan lahan tidur yang tidak produktif.
Oleh karena itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Indra Kurniawan. S.I.K di awal 2020 secara serentak memerintahkan Kepada Para Kapoksek Jajaran Polresta Bandung untuk melaksanakan Penanaman Pohon dalam rangka memformulakan program Polri Peduli Lingkungan.
Kapolsek Rancaekek Kompol. Imron Rosadi. S.Ag bersama Personil Polsek Rancaekek Polresta Bandung dan Koramil, serta kepala Desa Haur Pugur beserta para perangkatnya melaksanakan penanaman pohon di Bantaran sungai Citarik Kp. Haurpugur. Jum’at (15/1/2020).
Hal itu sejalan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Sejuta Pohon Sedunia. Harapannya populasi pohon yang tinggi akan jadi lumbung air dan bisa menahan terjadi longsor, kata Kapolsek Rancaekek.
Kapolsek, Kompol Imron Rosadi. S.Ag, mengatakan, Polri bersama instansi terkait akan terus meningkatkan kewaspadaan bencana yang diprediksi masih terjadi, mengingat musim hujan akan terjadi hingga Februari 2020 mendatang.
Ia menjelaskan program Polri Peduli Lingkungan adalah gerakan menanam pohon oleh anggota Polri secara nasional,
Dimulai dari tingkat polsek hingga Mabes Polri, dari lingkungan kantor, asrama Polri hingga di lahan-lahan tidak produktif milik Polri, pemerintah maupun warga lainnya.
Maka dari itu, menindaklajuti perintah Kapolresta Bandung. Maka kami beserta 25 anggota Polsek melaksanakan penanaman pohon di wilayah bantaran sungai Citarum.
“Termasuk di daerah Kp. Bojong Baraja Desa Haur Pugur Kecamatan Rancaekek, penanaman pohon dibantarkan tersebut karena agar dapat menahan tanah sempadan sungai Citarik ” Kata Kapolsek.
Pohon yang nantinya ditanam dipilih khusus agar bisa memberikan manfaat jangka panjang, karena mampu memproduksi oksigen dalam jumlah besar dan memproduksi beragam buah untuk dinikmati hasilnya adapun pohon yang ditanam dikawasan tersebut sebanyak 200 pohon.
“Untuk itu, semua pimpinan kewilayahan Polri perlu membangun sinergi dengan TNI, pemda, LSM, dan warga masyarakat agar dapat diarahkan untuk mendukung pemulihan lingkungan hidup,” ujarnya pula.
“Diinisiasi oleh Polri, harapannya instansi pemerintah lainnya, juga pemda, perusahaan swasta, dan masyarakat bisa tergerak untuk melakukan pemulihan lingkungan di sekitarnya dengan budaya menanam pohon,” kata Kapolsek. (JF)
