Bandung, Matainvestigasi.com – Program Teras Bangku Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar yang berlokasi di Jln. Surapati No.71 Sadang Serang, Kecamatan Coblong, membina kelompok untuk membuat lahan pertanian di jadikan teras bangku. Dengan luas keseluruhan 34 HA lahan di dua kecamatan mendapatkan bintek untuk ikut mensukseskan Program Citarum Harum yang ada di Jabar, Selasa (14/12).
Lahan Perhektar mendapatkan anggaran sebesar 35 juta pada masing-masing pemilik lahan sesuai dengan luas lahan yang dimiliki dan di bagi beberapa kelompok dari pemilik lahan. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai pekerjaan yang butuh tenaga dari luar, seperti bayar tukang perharinya untuk pekerjaan teras bangku, agar lahan petani tidak rata, dibuat anak tangga (teras bangku).
Wawan selaku Kasie Dinas OPD Tanaman Holtikultura Jabar menjelaskan, “konservasi teras bangku agar para petani dilindungi tidak selalu disalahkan ketikan hujan dan banjir, kita upaya untuk petani agar produktif dengan adanya program teras bangku ini, agar hujan lebat tidak menjadi erosi, “ungkapnya.
“Kita juga tidak ada anggaran khusus untuk pengawalan bantuan, hanya ada bantuan kelompok petani. Kita juga sudah lakukan bintek, hadir juga satgas citarum, praktisi unpad dan yang terkait. Dengan teras bangku ini produksi petani jadi meningkat, karena tanah yang subur tidak terbawa arus saat hujan.
Wawan juga menegaskan, ini sangat efesien karena sudah melalui kajian dan para ahli tentang bandung utara, dan teras bangku juga harus terus diperhatikan oleh petani tidak boleh dirubah. Kita pastikan yang dibantu untuk upah teras bangku tidak akan meleset dan tepat sasaran, artinya pemilik lahan tidak bisa asal luas lahannya.
“Anggaran stimulan teras bangku untuk biaya upah kerja perharinya sebesar 80 ribu di masing-masing kelompok, cimenyan ada 5 kelompok desa drawati 2 kelompok, dan mereka semua punya anggota masing-masing.
Jelas ini ada manfaat, bisa menahan erosi meski tidak 100%, dan beratnya kami status tanahnya milik pribadi, harus ada pendekatan persuasif. Dan saya berharap anggaran yang sedikit ini bisa digunakan maksimal dan manfaat, agar dari hulu bisa meminimalisir banjir yang membawa sedimentasi.
“Ini pertama teras bangku terealisasi, harapan saya bisa terus dilakukan di tahun berikutnya. Saat ini total anggaran negara teras bangku sebesar 1,2M diberikan lewat transfer ketua kelompok, dengan sasaran hulunya untuk mendukung program citarum, “tutupnya. (Chox)
