GARUT, MATAINVESTIGASI.COM – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur layanan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil, agar akses kesehatan merata di seluruh wilayah Jawa Barat. Pernyataan ini disampaikan usai kunjungan kerja ke RSUD Pamengpek Kabupaten Garut, Kamis (09/10/2025).
“Percepatan pembangunan infrastruktur layanan kesehatan penting di daerah-daerah, salah satunya di Kabupaten Garut. Ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, karena Pemerintah Daerah tidak memiliki kemampuan fiskal,” tegas Yomanius Untung.
Menurut Yomanius, banyak kabupaten dan kota yang rata-rata belum memiliki kemampuan fiskal memadai untuk membangun fasilitas kesehatan secara mandiri. Akibatnya, tanggung jawab percepatan pembangunan layanan kesehatan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, agar masyarakat bisa segera merasakan peningkatan kualitas pelayanan.
“Tujuannya agar masyarakat bisa segera merasakan peningkatan layanan kesehatan,” ujarnya.
Komisi V DPRD Jawa Barat juga berkomitmen memperjuangkan bantuan keuangan dari pemerintah provinsi untuk pos anggaran kesehatan di daerah-daerah yang masih kekurangan infrastruktur layanan kesehatan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap warga, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, memperoleh layanan kesehatan yang layak.
“Kita ingin masyarakat di daerah terpencil pun bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ini menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan kabupaten atau kota,” tambah Yomanius.
Yomanius menekankan bahwa percepatan pembangunan fasilitas kesehatan hanya bisa berjalan optimal jika ada kerja sama erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ketersediaan fasilitas yang memadai, aksesibilitas bagi masyarakat, serta koordinasi anggaran menjadi kunci agar seluruh masyarakat Jawa Barat dapat menikmati layanan kesehatan yang mudah dijangkau di setiap wilayah.
Dengan komitmen ini, Komisi V DPRD Jawa Barat berupaya memastikan bahwa pembangunan infrastruktur layanan kesehatan tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini kurang terlayani.
