SUBANG, MATAINVESTIGASI.COM — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Andhika Surya Gumilar, turun langsung ke lapangan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan di wilayah Dapil-nya. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Johar No. 21, Kampung Haurkoneng, Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, pada awal pekan ini. Jumat (24/10/2025).
Didampingi perangkat desa, perwakilan kecamatan, serta sejumlah warga setempat, Andhika meninjau langsung kondisi fasilitas pendidikan yang menjadi sorotan masyarakat. Dari hasil pengawasan itu, tiga persoalan utama ditemukan dan menjadi perhatian serius pihak DPRD Jabar.
Permasalahan pertama muncul di SDN 8 Kasomalang, di mana lahan sekolah tersebut masih berstatus sengketa sejak 2021.
Sengketa ini bermula dari tidak adanya bukti hibah tanah dari warga yang dahulu mengizinkan penggunaan lahan untuk sekolah. Kini, keluarga pemilik tanah menuntut kepemilikan kembali, sehingga menghambat kepastian hukum dan operasional sekolah.
Di sekolah lain, SDN 9 Kasomalang, kondisi bangunan memprihatinkan. Bagian atap dan ruang kelas mengalami kerusakan berat. Hingga saat ini belum ada bantuan rehabilitasi dari instansi terkait, padahal situasi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik.
Tak jauh dari sana, SDN 6 Kasomalang juga menghadapi masalah serupa. Sejumlah bagian bangunan seperti dinding dan plafon rusak, membuat proses belajar mengajar terganggu dan tidak nyaman.
Menanggapi temuan tersebut, Andhika menegaskan bahwa DPRD Jabar akan mendorong pemerintah daerah dan provinsi agar segera mengambil langkah konkret.
“Masalah sengketa lahan dan kerusakan sekolah harus menjadi prioritas bersama. Kami di DPRD akan mendorong agar langkah nyata segera diambil, baik melalui mediasi hukum untuk aset sekolah maupun percepatan rehabilitasi bangunan rusak,” tegas Andhika di lokasi.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal tindak lanjut hasil pengawasan ini dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, agar masyarakat mendapat kepastian serta fasilitas pendidikan yang layak.
“Sekolah adalah tempat mencetak generasi masa depan. Pemerintah harus hadir memastikan bahwa anak-anak kita belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari masalah hukum,” ujarnya.
Kegiatan pengawasan ini mendapat apresiasi positif dari warga dan tenaga pendidik setempat. Mereka berharap temuan tersebut segera direspons oleh pihak berwenang agar sekolah-sekolah di Kasomalang dapat kembali berfungsi dengan optimal.
