Bandung, Matainvestigasi.com – Sertijab Dansektor 22, pengenalan progres Sektor 22 Citarum Harum dari Dansektor lama (Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P.,) ke Dansektor baru (Kol. Kav. Sugiono), bertempat di Posko Satgas Sektor 22 Citarum Harum Jl. Suryalaya 9 No 2 Keluarga Cijagra Kecamatan Regol Kota Bandung, Senin (04/07).
Paparan Kol Eppy Gustiawan, lebih ke penertiban bangunan liar di wilayah bantaran sungai yang mulai difokuskan oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22 dalam teritorial kerjanya, giat ini sangat berkontribusi kepada progres Citarum Harum seperti halnya penertiban limbah industri maupun limbah domestik.
Penertiban bangunan liar sangat berpengaruh terhadap keutuhan bersihnya sungai, sehingga mereka yang kena dampak bisa mengerti dengan sendirinya, sosialisasi dan edukasi juga di lakukan oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22,” singkat Kolonel Eppy.
Hal yang signifikan yang mepengaruhi derajat kejernihan air sungai adalah kotoran hewan yang selama ini belum ada gerakan pemerintah daerah setempat yang tepat guna. Yaitu akibat produksi susu yang terkenal se-Asia, tepatnya di Kecamatan Lembang kabupaten Bandung Barat.
Berikutnya Kolonel Inf. Eppy Gustiawan memaparkan pula tentang kondisi di Kawasan Bandung Utara (KBU) Cimenyan, wilayah ini telah terjadi alih fungsi lahan dari kawasan Hutani ke Kawasan Pertanian yang menjadi mata pencaharian masyarakat untuk memenuhi segala kebutuhannya.
“Masalah kotoran hewan di Lembang hampir menyerupai kondisi lahan kritis di Cimenyan, namun lahan kritis di Cimenyan sudah berangsur membaik soalnya sampai saat ini kita terus melakukan penanaman pohon keras, sedangkan di Lembang sangat berpengaruh kepada Icon Produksi Susu yang mendunia, maka penertiban kotoran hewan perlu pembahasan yang lebih matang lagi,” kata Kolonel Eppy.
Sugiono menambahkan, “saya siap meneruskan perjuangan yang lama, dan semoga bisa meningkatkan lagi dari pendahulunya. Saya optimis kita harus sinergis dan saling mendukung satu dengan yang lainnya, tentunya untuk citarum harum agar punya capaian yang baik lagi, “ucapnya. (Red)
