Limbah Cair Dinamika Electro Plating Diduga Ada Logam Berat, Benarkah DLH Bandung Izinkan Buang ke Selokan.?

Bandung, Matainvestigasi.com – Limbah Cair PT. Dinamika Electro Plating yang beralamat di Jl.Caringin No.236 keluran Babakan Ciparay kecamatan Babakan Ciparay, salah satu yang memproduksi bahan spearpart motor Astra ini dengan sengaja membuang limbah kke aliran selokan diduga tanpa pengolahan yang benar dari pihak pabrik tersebut, Senin (07/02).

Limbah cair chrome berwarna kuning ini, seolah-olah dibiarkan begitu saja mengalir meski ststusnya dalam pengawasan dan monitoring Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Anehnya lagi Peltu Aris selaku Dansub 06 Sektor 22 seolah-olah membenarkan, bahkan mengizinkan limbah cairnya ke selokan hanya berpatokan PH saja, padahal hasil limbah chrome logam itu banyak kandungan besinya.

Baca juga,

Saat dilakukan kunjungan dan monitoring ke pabrik bersama satgas citarum subsektor 06 pihak pabrik (Reni) selaku owner mengakui secara terang-terangan bahwa limbahnya masih bermasalah, dan sedang melakukan perbaikan ipal. Meski jauh sebelumnya sudah di peringati sejak lama, karena bukan sekali dua kalinya pabrik ini membuang limbah cairnya ke selokan.

Peltu Aris selaku Dansub 06 menjelaskan, “PH nya bagus dan pabrik juga masih berproses dalam pembuatan ipal, untuk masalah yang lain di luar PH itu urusan Dlh, karena kita tidak punya alat tes yang lainnya, “jelasnya.

Sementara Ibu Lita pihak Dlh Kota Bandung mereperensikan ibi uin, ” iin yang memantau langsung pabrik chrome tersebut, dan mohon maaf saya lagi ada kerjaan yg mendesak hatur nuhun, “ucap lita lewat whatsapp.

Iin Bplh Bandung, Maaf pa kalau boleh tau vidionya dan maksudnya di ambil videonya tanggal berapa,? siap pak, selama ini kami juga selalu berkoordinasi dengan sub dansektor 22, karena kami juga mempunyai tujuan yang sama dalam pengelolaan lingkungan, khususnya memdukung program citarum dan sesuai dengan tupoksi kami, “ungkapnya lewat whatsapp.

Iin juga mengakui, memang Pt. Dinamika Electro Plating masih bermasalah dalam mengolah limbahnya, dan masih dalam pengawasan juga monitoring kami Dlh, nanti kita kroscek dan verlap ke sana, kenapa limbah cairnya buang ke selokan, “pungkasnya.

Ditempat terpisah, Anna Octavia St selaku PPNS PPLH Dlh Jabar lewat pesan whatsapp menjelaskan, bahwa Crome itu logam bera, jadi ada banyak kandungan logam berat dalam limbah cairnya. (Chox)