Masukan Kandang Kuda, Irjen Ahmad Luthfi Murka Berat

Bandung, Matainvestigasi.com – Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengaku telah ditemukan dua PNS Polri yang diduga melakukan praktik percaloan penerimaan Bintara Polri di seleksi tahun 2022. Aksi pelanggaran ini sontak membuat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi geram, Senin (06/03).

Dengan tegas, Luthfi mengungkapkan rasa murka sekaligus kecewanya saat memberi pengarahan pada seluruh anggota Mapolda Jateng. Pihaknya tak segan menindak tegas bagi siapapun anggota Polri yang melakukan pelanggaran dan merugikan institusi tanpa pandang bulu.

Ahmad Luthfi mengutarakan rasa kecewa sekaligus kemarahannya kepada anggota polisi yang diduga menjadi calo dalam seleksi penerimaan Bintara Polisi tahun 2022. Kemarahan Luthfi ini terungkap saat ia memberikan pengarahan kepada seluruh Anggota Mapolda Jateng pada hari ini, Senin 06/03/23.

Dia meminta agar tidak ada lagi anggota yang mencoreng nama baik Polri. Sebab ia tak segan-segan akan memberikan tindakan tegas.

“Jangan kotori masyarakat kita yang ingin menjadi anggota Polri dengan perbuatan yang cela, yang kemarin viral itu!,” ungkap dia seperti terekam dalam video unggahan akun Instagram @humas_poldajateng dan @polisi_indonesia.

Ahmad Luthfi Marwah Anggota Polri Ditentukan ketika Masuk, “Dan saya tidak akan pandang bulu. Karena marwah anggota Polri adalah ditentukan pada saat kalian masuk menjadi anggota Polri,” tegas Luthfi.

Menurut Luthfi, kecurangan yang dilakukan pada saat awal seleksi penerimaan Bintara akan berpeluang besar membuat institusi Polri menjadi kotor.

Selain itu, Luthfi juga menyampaikan bukan hanya hukuman saja yang akan dijatuhkan kepada anggota apabila kedapatan berbuat curang dan melanggar aturan.

Masukan ke Kandang Kuda!
“Kalau masih ada anggota Polri kita yang coba menembak di atas kuda, tidak akan hanya kita hukum disiplin maupun kode etik,” tutur dia.

“Masukkan ke kandang kuda itu!,” pungkas dia dalam video dengan suara lantang.

Sebelumnya, tengah terjadi tindakan curang oleh dua PNS Polri yang terlibat dalam praktik calo penerimaan Bintara Polri. Seperti dilansir dari Antara, kedua pegawai itu kini sedang menjalani sidang etik Polri atas dugaan pelanggaran yang dilakukan.

 

 

 

 

 

(Red/merdeka)