Warga Makin Miris, Lahan Kritis Pasca Ditutupnya Saluran Irigasi Oleh PT Tesco Indomaritim, Penanganan Pemda Setempat Mandul

Indramayu, Matainvestigasi.com – DPMPTSP telah memanggil PT Tesco Indomaritim, sesuai hasil monitoring ombudsman dan sidak dari ASDA. Akan tetapi, para pemilik lahan selaku warga Kab Indramayu belum merasakan keadilan, terutama belum bisa melihat ketegasan pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan, Sab’tu (17/08).

Setelah pemanggilan terhadap perwakilan PT Tesco Indomaritim menurut pantauan dari pemilik lahan, sengaja mendatangi lokasi lahannya, masih melihat aktivitas yang dilakukan oleh Mitra dari Koperasi TNI AL Balurjabar tersebut.

Kondisi terkini lahan, Selasa 13/09/24, Roziki melihat ada aktivitas yang dilakukan PT Tesco Indomaritim. Dirinya pun sampai saat ini tidak melihat adanya etikat baik dari PT Tesco untuk membuka kembali saluran irigasi yang ditutup, padahal notabene saluran irigasi tersebut milik Pemdes atau Masyarakat Desa.

Roziki mengatakan, “saat saya memantau lahan saya, sayapun sempat dilarang security, dengan alasan harus ijin terlebih dahulu kepada pihaknya, sementara itu lahan saya belum dimiliki oleh PT Tesco Indomaritim, jadi ga ada alasan untuk melarang saya melihat kondisi lahan, “ungkapnya.

Sampai saat ini tidak ada saluran air, yang katanya akan dibuat oleh PT Tesco Indomaritim untuk mengaliri lahan milik kami, bahkan saluran irigasi yang ditutup pun masih terlihat belum dibuka sehingga air yang dulu sempat mengalir ke lahan kami saat ini tidak dapat mengalir, “jelasnya.

“Diperparah juga dengan adanya aktivitas pengerukan pasir yang dilakukan oleh PT Tesco Indomaritim, sehingga tanggul yang dulu menahan abrasi agar air laut tidak mengalir ke lahan kami sekarang sudah jebol dan air laut membanjiri lahan kami”.

Apakah perbuatan seperti itu tidak merugikan kami,?tambahnya, apakah mereka kekeh dengan pernyataan nya untuk tidak mengganti rugi atas kejadian seperti itu? Apakah mereka tidak memikirkan urusan perut keluarga kami? Kami masih bisa menahan diri, tapi kemana para pejabat pemerintah setempat? Pro rakyat kah yang seperti ini? “,tegas Roziki pula.

Cintami Atmawati selaku Jubir para pemilik lahan menyampaikan, “betul bahwa kang Roziki salahsatu pemilik lahan mencoba mengecek kondisi lahannya, dan sayapun menghubungi pihak satpam yang mencoba menghalanginya, dengan alasan harus meminta ijin terlebih dahulu menggunakan sambungan telepon”.

Satpam tersebut hanya merasa terancam saja pekerjaannya jika nantinya diketahui oleh manajemen perusahaan PT Tesco Indomaritim, dan taruhannya adalah pekerjaan mereka, pertanyaannya, berarti tidak hanya kepada pemilik lahan, bisa saja dong intimidasi tersebut dilakukan juga kepada pekerja dan security nya, “kata cintami.

Cintami menyebutkan, bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti untuk terus menyampaikan hal-hal yang menyangkut dengan ketidakjelasan pasca pemanggilan terhadap PT Tesco Indomaritim oleh DPMPTSP Kab Indramayu. (Red)