Bandung, Matainvestigasi.com – Kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal ini ditunjukan dengan banyakya gelombang PHK yang terjadi di perusahaan pabrik tekstil, Kamis (13/06).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi mencatat di Jawa Barat saja sudah ada 2 pabrik tekstil yang gulung tikar.
Terbaru adalah PT Alenatex yang berlokasi di jalan Moh. Toha, Kota Bandung terpaksa tutup dan melakukan PHK terhadap 700 perkerja dan PT Pulomas 100 an
‘’Banyak pabrik tekstil tutup karena sepinya permintaan. Mereka mencoba produksi sendiri tapi tidak laku,’’ ujar Ristadi dalam keterangannya.
Produk mereka tidak laku karena kalah bersaing harga dengan barang TPT impor, terutama dari China.
Ristadi menyebutkan, sejak awal 2023, setidaknya ada 7.200 buruh di 8 perusahaan tekstil jadi korban PHK.
‘’700 orang diantaranya terkena PHK karena pabrik tutup,’’cetusnya.
Jumlah ini akan bertambah besar jika dihitug mulai dari 2020 ketika terjadi Pademi Covid-19 yang telah mencapai 56.976 orang keilangan pekerjaan.
Totalnya ada 36 perusahaan lakukan PHK dengan 14 pabrik terpaksa ditutup degan lokasi diberbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Beberapa pabrik yang tutup kebanyakan memproduksi garmen, ekspedisi, kulit mebel, ritel, sepatu.
‘’Pabrik-pabrik itu banyak terdapat anggota KSPN yang bekerja disitu,’’ ujarnya.
Mereka berusaha bertahan dengan mengurangi karyawan secara bertahap dari mulai puluhan sampai ratusan.
Berdasarkan data yag diperoleh, Ristadi mengungkapkan saat ini sudah ada 10 pabrik tekstil yang melakukan efisiensi hingga menutup bisnisnya.
‘’Total karyawan yang di-PHK dari 10 perusahaan tersebut yakni 13.800 karyawan,’’ tutup Ristiadi. (Red)
