BANDUNG, MATAINVESTIGASI.COM — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Christin Novalia Simanjuntak, S.H., M.Kn, menegaskan bahwa Bimbingan Teknis (Bimtek) bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk memperkuat kapasitas dan profesionalitas anggota legislatif dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Penegasan tersebut disampaikan Christin saat menghadiri Bimbingan Teknis Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bandung, dan DPRD Kabupaten Kuningan Fraksi PDI Perjuangan Periode 2024–2029, yang digelar pada 14 Desember 2025.
Menurut Christin, tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks menuntut anggota DPRD untuk terus memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kualitas kinerja. DPRD, kata dia, tidak hanya dituntut hadir menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang kuat dan komprehensif terhadap fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Bimtek menjadi ruang strategis untuk memperdalam pemahaman anggota DPRD terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Dengan kapasitas yang baik, kebijakan yang dihasilkan DPRD akan lebih tepat sasaran dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Christin.
Ia menjelaskan, melalui bimtek, para anggota dewan tidak hanya memperoleh pembekalan materi teknis, tetapi juga kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyamakan persepsi dalam menjalankan peran sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.
Christin menilai, kegiatan ini juga memiliki nilai penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga legislatif, khususnya di lingkungan Fraksi PDI Perjuangan. Keselarasan pemahaman dan komunikasi yang baik antaranggota DPRD di berbagai tingkatan diyakini akan membuat perjuangan politik dalam membela kepentingan rakyat berjalan lebih efektif dan terarah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil dari bimtek tidak boleh berhenti pada tataran konseptual semata. Seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh harus diwujudkan dalam kerja nyata di daerah pemilihan masing-masing.
“Mulai dari penyusunan peraturan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, pengawalan anggaran agar berpihak pada rakyat, hingga penguatan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Semua itu harus bisa dirasakan langsung manfaatnya,” tegasnya.
Melalui bimbingan teknis ini, Christin berharap kualitas kinerja DPRD semakin meningkat dan mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD untuk terus menjaga komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Wakil rakyat harus terus belajar dan mengasah kapasitas diri. Dengan begitu, kehadiran DPRD benar-benar memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Christin.
