Komisi III DPRD Jabar Nilai BPR Cirebon Jabar Prospektif, Dorong Penguatan Permodalan untuk Tingkatkan Kontribusi ke PAD

CIREBON, MATAINVESTIGASI.COM — Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menilai PT BPR Cirebon Jabar memiliki prospek yang menjanjikan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, perusahaan daerah tersebut dinilai perlu mendapat dukungan penguatan permodalan agar dapat tumbuh lebih optimal.

Penilaian tersebut mengemuka saat Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke PT BPR Cirebon Jabar di Kabupaten Cirebon, Kamis (23/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi kinerja BUMD sekaligus mitra kerja Komisi III hingga Triwulan II Tahun 2026.

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Onnie Soerono Sandi, mengatakan evaluasi dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan perusahaan, sekaligus mengukur potensi BPR Cirebon Jabar dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kinerja dan laba perusahaan.

“Kami ingin melihat bagaimana perkembangan BPR Cirebon Jabar. Saat ini kami juga sedang menyusun APBD Tahun 2027, sehingga kami berharap BPR ini dapat menjadi salah satu BUMD yang mampu menghasilkan laba untuk mendukung pembiayaan pembangunan di Jawa Barat,” ujar Onnie.

Ia menjelaskan, hasil evaluasi terhadap kinerja BUMD akan menjadi salah satu bahan pertimbangan DPRD dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2027. Oleh sebab itu, perusahaan daerah yang menunjukkan performa positif perlu mendapatkan perhatian khusus.

Berdasarkan pemaparan manajemen, PT BPR Cirebon Jabar berhasil mencatatkan laba sekitar Rp3,6 miliar pada tahun sebelumnya. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator bahwa perusahaan memiliki fondasi bisnis yang sehat dan peluang untuk berkembang lebih besar di masa mendatang.

Meski demikian, Onnie berpandangan potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dimaksimalkan tanpa adanya dukungan penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami melihat bank ini sehat dan memiliki prospek yang baik. Oleh karena itu, Komisi III akan mendorong adanya penambahan modal agar BPR Cirebon Jabar dapat berkembang lebih besar dan memberikan manfaat yang semakin optimal bagi daerah,” katanya.

Menurut Onnie, di tengah tantangan yang masih dihadapi sejumlah BUMD di Jawa Barat, perusahaan yang mampu menunjukkan kinerja positif sudah semestinya memperoleh dukungan agar terus berkembang. Dengan permodalan yang lebih kuat, BPR Cirebon Jabar diharapkan mampu memperluas layanan, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi III DPRD Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penguatan BUMD yang memiliki prospek baik. Rekomendasi penambahan modal bagi PT BPR Cirebon Jabar diharapkan dapat menjadi bagian dari pembahasan kebijakan daerah, sehingga perusahaan mampu tumbuh lebih kompetitif, memperkuat sektor keuangan daerah, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Barat.