Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Banjir melanda di sejumlah wilayah akibat hujan deras yang berturut-turut. Seperti halnya di kawasan industri cisirung pasawahan dayeuhkolot, banjir dalam menggenangi seputar wilayah kelurahan pasawahan. Uniknya ini bukan banjir biasa, tapi banjir yang bercampur limbah B3 industri. Terpantau dari Pabrik Everygreen, Rabu (15/04).
Warga sekitar mengeluhkan, hujan hari ini cukup deras dan bersiap saja banjir, banjir hitam pekat dengan bau menyengat karena bercampur limbah industri. Hal ini bukan sekali terjadi, tapi selalu berulang-ulang dan kembali dengan hal yang sama banjir limbah yang menggenangi jalan utama cukup dalam.
Warga juga melarang melintas, khususnya R2 (motor) karena pasti akan mogok terendam banjir, “jangan paksakan lewat pak, nanti mogok, kalau mobil masih bisa banjir sekitar diatas lutut, tapi arah ke tengah bisa dalam lagi, lihat saja banjirnya hitam dan bau, “ungkapnya.
Pemandangan ini menjadi suatu kebiasaan, karena memang saat itensitas hujan cukup lebat dan sungai citarum sudah tak mampu lagi menampung, maka yang terjadi seperti ini. Banjir besar melanda dan bak penampungan limbah akan menyatu dengan banjir karena luber terendam.
Warga yang tidak mau di sebut namanya berharap, hal seperti ini tidak terulang kembali. Namun, apalah daya tangan tak sampai sampai saat ini sudah bertahun-tahun kembali ada banjir bercampur limbah industri, sampai terbiasa. Lihat saja saat ini, dan ini nyata, “tambahnya.
Pemerintah daerah harusnya berupaya keras, agar banjir bercampur limbah industri tidak kembali terulang. Karena jelas akan mengancam lingkungan dan warga sekitar, khususnya sungai citarum. Pihak-pihak terkait, khususnya satgas citarum harum dan Provinsi Jawa Barat harus memiliki solusi, bukan hanya prihatin saja. (Red)
