DPRD Jabar Dorong Pengawasan Ketat UTBK-SNBT 2026, Ummi: Kejujuran Harus Jadi Fondasi

BANDUNG, MATAINVESTIGASI.COM — Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Siti Muntamah atau yang akrab disapa Ummi, mendorong pengawasan kolektif dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Ia menilai, integritas proses seleksi harus dijaga bersama agar tujuan pendidikan tidak kehilangan makna dasarnya.

Menurut Ummi, prinsip kejujuran tidak bisa ditawar dalam setiap tahapan UTBK-SNBT. Ia mengingatkan bahwa proses seleksi yang tercoreng justru akan berdampak panjang terhadap kualitas pendidikan dan kepercayaan publik.

“Kejujuran harus dikedepankan di setiap tahapan. Kalau kepercayaan dalam proses ini tercoreng, itu berbahaya bagi kualitas pendidikan anak-anak kita,” ujar Ummi, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, tanggung jawab pengawasan tidak hanya berada di tangan penyelenggara, tetapi juga melibatkan masyarakat secara luas. Orang tua, lingkungan sekitar, hingga pemangku kepentingan lainnya dinilai memiliki peran penting dalam memastikan proses berjalan sesuai aturan.

“Ini harus diawasi bersama, bukan hanya oleh orang tua peserta, tetapi juga masyarakat luas,” katanya.

Di sisi lain, Ummi juga menyoroti kesiapan peserta yang dinilai tidak cukup hanya bertumpu pada kemampuan akademik. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental sebagai faktor penentu dalam menghadapi ujian berbasis komputer tersebut.

“Anak-anak harus dipersiapkan secara kompetensi dan mental. Peran orang tua sangat penting untuk memberikan dukungan dan ketenangan,” ucapnya.

Selain aspek integritas dan kesiapan peserta, perhatian juga diarahkan pada sisi teknis pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini, khususnya terkait penentuan lokasi ujian yang sepenuhnya diatur oleh sistem. Menurutnya, kebijakan ini perlu diawasi agar tidak menimbulkan kendala baru bagi peserta, terutama terkait jarak tempuh.

“Jarak lokasi ujian dengan tempat tinggal harus menjadi perhatian, karena berpengaruh pada kesiapan dan kenyamanan peserta,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ummi turut memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah lebih dulu lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ia berharap, orang tua tetap memberikan dukungan terhadap pilihan pendidikan anak, apapun jalur yang ditempuh.

“Setiap anak punya jalan menuju cita-citanya. Tugas orang tua adalah mendampingi dan memberikan dukungan,” ujarnya.

Ia pun berharap pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dapat berlangsung lancar, sekaligus menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas yang kuat.

“Dengan niat baik, ikhtiar maksimal, dan dukungan semua pihak, kita harap anak-anak bisa meraih masa depan yang lebih baik,” ucapnya.