BANDUNG — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2025 tercatat melonjak hingga mencapai angka 75,90 poin.
Capaian ini menandai angka pertumbuhan sebesar 1,31 persen sekaligus mengunci rekor pertumbuhan IPM tertinggi dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, lonjakan IPM tersebut ditopang oleh perbaikan di seluruh komponen utama pembentuknya, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, hingga standar hidup layak.
Pertumbuhan Indikator Kesehatan Pendidikan Dan Ekonomi Jawa Barat
Pada 2025, komponen Umur Harapan Hidup (UHH) penduduk Jawa Barat melesat hingga mencapai 75,53 tahun, atau naik 0,37 tahun ketimbang tahun sebelumnya.
Dari sektor pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) menyentuh 13,02 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik menjadi 9,14 tahun.
Sementara dari sektor ekonomi, pengeluaran riil per kapita masyarakat Jawa Barat menembus Rp 12,45 juta per tahun atau tumbuh 2,39 persen ketimbang 2024.
Peningkatan daya beli ini berjalan seiring dengan penurunan angka kemiskinan, di mana jumlah penduduk miskin sebanyak 193,92 ribu orang atau turun sebesar 0,44 persen poin.
Apresiasi Komisi V DPRD Jabar Terhadap Keberanian Terobosan Gubernur
Kalangan dewan menilai tren positif kenaikan IPM membuktikan keberhasilan arah kebijakan pembangunan daerah.
Sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan terbukti mampu berjalan sejajar dengan pembangunan fisik infrastruktur.
Lonjakan kualitas hidup warga ini dinilai tidak terlepas dari determinasi kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi.
Pengambil kebijakan di tingkat provinsi dinilai berani mengambil langkah terobosan hukum dan program yang menyasar langsung pada akar kebutuhan warga di lapangan.
“Ini tentu menjadi capaian yang patut kita apresiasi. Kenaikan IPM menunjukkan pembangunan tak hanya berbicara mengenai infrastruktur, juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Anggota Komisi V DPRD Jabar dari PSI, Iwan Koswara, Senin (10/08/2026).
DPRD Siap Kawal Keberlanjutan Kebijakan Dan Target IPM Nasional
Komisi V DPRD Jawa Barat mendorong Pemprov Jawa Barat agar tidak cepat berpuas diri dan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat fondasi daya beli serta fasilitas publik.
Target untuk membawa Jawa Barat menembus posisi 10 besar IPM tingkat nasional dinilai sangat realistis untuk dicapai dalam waktu dekat.
Legislatif memastikan bakal terus memberikan pengawalan anggaran serta dukungan politik terhadap seluruh kebijakan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan derajat kesejahteraan.
“Target masuk IPM 10 besar sangat realistis. Kuncinya konsistensi, kolaborasi dan keberlanjutan program. DPRD Jawa Barat tentu siap mendukung kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Iwan (chox)
