KAB. SUKABUMI, MATAINVESTIGASI.COM — Teriakan aspirasi warga pecah dalam Reses I Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Jaenudin, di Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Di tengah dialog yang berlangsung hangat namun sarat tekanan emosional, warga menyampaikan kebutuhan mendesak yang selama ini tak kunjung tersentuh, mulai dari kerusakan irigasi pertanian, lemahnya akses ekonomi masyarakat, hingga kondisi infrastruktur destinasi wisata yang dinilai merusak potensi daerah. Senin (25/11/2025).
“Ada beberapa hal yang harus segera diperjuangkan, mulai dari perbaikan irigasi untuk petani, optimalisasi ekonomi masyarakat yang terkendala, serta pembenahan infrastruktur jalur pariwisata,” tegas Muhammad Jaenudin di hadapan warga.
Permasalahan irigasi disebut menjadi momok utama para petani, karena arus air terhambat dan produktivitas hasil panen terus menurun. Sementara itu, pelaku usaha lokal juga mengeluhkan minimnya dukungan fasilitas dan akses pemasaran.
Tak kalah penting, warga mempertanyakan pengembangan jalur pariwisata daerah yang selama ini dianggap hanya wacana, tanpa realisasi signifikan di lapangan.
Jaenudin menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan dibawa ke pembahasan provinsi dan masuk dalam prioritas pembangunan wilayah Jawa Barat, khususnya sektor pedesaan dan penguatan ekonomi wisata.
“Terima kasih atas kepercayaan dan masukan warga. Semoga ini menambah semangat dalam komitmen mensejahterakan masyarakat Jawa Barat,” tutupnya.








