Bandung, Matainvestigasi.com — Desa Tegalluar yang masih di rundung duka banjir, menjelang pesta rakyat esok, air naik akibat hujan sore tadi selasa 16-04-19. Terpantau di kantor desa, staff masih sibuk menyusun lembaran C7 yang akan di persiapkan di Tps esok. Akibat banjir yang belum surut, Kecamatan Bojongsoang mengirimkan satu perahu, untuk transportasi warga menuju Tps, karena akses jalan tidak bisa di lalui kendaraan.
Terkait keamanan sudah stanby di desa, besok dalam mengawal warga sampai Tps, serta memperhitungkan dampak dari banjir, Bripka Danang Prastyo selaku Bhabinkamtibmas Desa Tegalluar Polsek Bojongsoang, saat di mintai keterangan ” untuk masalah keamanan saat ini masih kondusif, masalah Tps hanya rawan banjir, untuk anggota hanya 4 orang stanby dari polsek, selebihnya dengan Kapolsek saja ” ucapnya.
Saat itu juga, Kapolsek Bojongsoang Akp Maman Suparman di konfirmasi via telpon menjelaskan ” anggota kami sudah diflot di masing-masing desa, bersama muspika dan muspida, dan besok pagi pukul 08:00 wib, kita akan mengawal untuk mendistribusikan Kotak Suara ke Tps sebanyak 312, 1560 kotak suara sekecamatan bojongsoang ” jelasnya.
Masih kata Kapolsek ” saat ini situasi di jamin aman, karena yang di waspadai saat ini adalah daerah rawan banjir, di khawatirkan kotak suara basah, maka anggota kami bhabinkamtibmas, babinsa, linmas akan selalu antisipasi dengan keadaan banjir yang belum surut.
Saepuloh Kadus 3 yang meliputi 6 Rw, antara lain Rw 06/07/08/09/13/14 menjelaskan ” pantauan banjir naik sepinggang orang dewasa akibat hujan, Tps tetap di dataran tinggi, ruko, madrasah, halaman rumah, dan di barak pengungsian, akses jalan buat warga akan terhambat, dan di perlukan perahu, dengan situasi aman menuju Tps, kebutuhan perahu perahu sangat di perlukan ” ungkap kadus.
Galih Hendrawan. S.I.p Kades Tegalluar memaparkan ” situasi seperti sekarang ini, besok pesta rakyat terkait Pilpres 2019, banjir melanda cukup lama, air bahkan susah surut, cendrung naik, hal ini di sebabkan Bbws dan Pupr kurang maksimal dalam menangani sungai dan jembatan, namun Tps pasti aman, walau harus banjir dan berpindah – pindah ke tempat yang lebih tinggi, karena situasi dan kondisi saat ini, masih waspada hujan turun ” pungkasnya.
Lanjut kades, perahu yang akan di butuhkan untuk transportasi ke Tps mengantar warga semuanya berjumlah 8 perahu, bila perlu lebih, mengingat warga desa tegalluar cukup banyak dan dominan pasti ke Tps, dalam memenuhi hak suara, dan sampai detik ini pihak Bbws belum pernah lakukan peninjauan sungai cikeruh yang meluap dan menyebabkan banjir ” tutupnya. (chox)
