Diduga Kadis DLHPS Brebes Miliki Jaringan Solar Subsidi, Lewat Oknum Joki Wartawan Coba Klarifikasi Tandingan

Bandung, Matainvestigasi.com – Setelah beredarnya pemberitaan terkait tanggapan Kadis DLHPS Kota Brebes Laode Vindar Nugroho AP MSi perihal pembelian Solar Subsidi Menggunakan Jerigen, Jum’at (17/02).

Untuk kepentingan dinas yang katanya sesuai dengan Perpres No 191 Tahun 2014, dan sesuai dengan penyampaian Vice President Communication Pertamina.

Baca juga;

Setelah dikembangkan Informasi dari wartawan yang mengaku media online di Brebes, tergabung diorganisasi kewartawanan ternama, disampaikan oleh Olam bahwa dirinya mendapatkan pemberitahuan saja (rilis berita), berupa tanggapan Kadis DLHPS Kota Brebes melalui orang kepercayaan Kadis Jum’at 17 Februari 2023.

Saat di konfirmasi olam mengaku menerima rilis tanggapan tersebut dari orang kepercayaanya Kadis DLHPS Kota Brebes.

Mengacu terkait profesi wartawan, seharusnya dia melakukan check dan richeck. Mengingat berita yang viral terkait dugaan penyelewengan solar subsidi.

Wartawan harus bekerja dan menayangkan pemberitaan sesuai dengan isu yang ada, tidak harus mengeluarkan berita tandingan tanpa melakukan klarifikasi terhadap sesama profesi, hanya berdasarkan teman dan kenal dengan seseorang. Diduga sosok olam adalah oknum wartawan yang bercokol di kalangan kadis.

Sebagai seorang wartawan, Olam dinilai tidak paham tugas sebagai sosok profesi. Dan ini akan menjadi dampak buruk untuk para profesi wartawan lan yang benar-benar mengemban dan menjalankan tugasnya.

Adalah inisial D, yang setelah dihubungi mengaku dari Sipil dan hanya keterkaitan teman dengan Kadis DLHPS Kota Brebes.

Olam sendiri di bantu Deden menjalankan aksi tipu realeas berita. Deden mengatakan,  “Saya hanya diberikan (dikirim melalui chatting what’s app oleh Kadis DLHPS) terkait tanggapannya soal pembelian Solar Subsidi,”ungkapnya.

“Hubungan saya hanya sebagai teman, bukan siapa-siapa dan sebagai orang sipil, “tungkasnya.

Olam sendiri menambahkan, Deden adalah orang kepercayaan dari Kadis DLHPS Kota Brebes.

Ketika ditanya apakah Deden juga menjelaskan, terkait Perpres No 191 tahun 2014 yang diterimanya dari Kadis DLHPS, “Saya belum mengetahui secara detail mas, jika saya dianggap salah saya mohon maaf mas, saya hanya diberikan rilisan tersebut, lalu saya kirimkan ke Mas Olam, selebihnya wartawan olam yang buat, “jelasnya.

Jelas, terkait stetment realeas dari Kadis DLHPS hanya untuk pencitraan saja, karena tanpa di iringi bukti yang valid.

Diduga ini sebuah jaringan atau sindikat permainan solar subsidi berbasis aturan, atau berkedok undang-undang, agar bisa membeli pakai jerigen di SPBU yang menjadi jaringannya. (Red)