DPRD Jabar Fasilitasi Pelatihan MTU di Sukabumi, Jaenudin Dorong Anak Muda Mandiri

SUKABUMI, MATAINVESTIGASI.COM — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, mulai merealisasikan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan generasi muda Kabupaten Sukabumi. Fokus utamanya adalah membekali anak muda dengan keterampilan praktis agar tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Upaya tersebut diwujudkan melalui fasilitasi program pelatihan Mandiri Training Unit (MTU) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat. Program ini dirancang sebagai langkah konkret untuk menjawab kebutuhan keterampilan kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah.

Pelatihan MTU dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026, bertempat di Aula King Raos, Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik dasar, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman perencanaan usaha yang aplikatif.

Sebelum memasuki tahap pelatihan, Disnakertrans Jawa Barat terlebih dahulu menggelar proses seleksi melalui wawancara kepada para calon peserta. Tahapan ini dilaksanakan pada Rabu (22/4/2026) di lokasi yang sama, guna memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki komitmen untuk mengikuti program hingga tuntas.

Dalam pelaksanaannya, MTU menyediakan tiga bidang pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan peluang usaha, yakni Tata Boga, Tata Rias, dan Barista. Masing-masing kelas akan diisi oleh 20 peserta, sehingga total peserta yang mengikuti program ini mencapai 60 orang.

“Program ini didorong untuk kalangan usia muda, mulai dari lulusan baru sekolah hingga masyarakat usia produktif yang sudah atau tengah merintis usaha. Total peserta yang akan mengikuti pelatihan sebanyak 60 orang, dengan masing-masing kelas diisi oleh 20 peserta,” kata Muhammad Jaenudin beberapa waktu lalu.

Jaenudin menjelaskan, manfaat program ini tidak berhenti pada pelatihan semata. Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti kompetensi, sekaligus bantuan peralatan usaha sebagai modal awal untuk memulai atau mengembangkan usaha mereka.

“Selain mendapatkan keterampilan, kata Jaenudin, peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai akan memperoleh sertifikat serta bantuan berupa peralatan usaha sebagai modal awal untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya,” jelasnya.

Melalui program ini, ia berharap terjadi peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Menurutnya, kehadiran wirausaha-wirausaha baru dari kalangan muda akan menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Sukabumi.