DPRD Jabar Serap Aspirasi Soal Kerusakan Fasilitas Publik dan Krisis Air Pertanian di Kuningan

KUNINGAN, MATAINVESTIGASI.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat fungsi serap aspirasi masyarakat daerah, terutama terkait persoalan lingkungan dan infrastruktur dasar. Hal ini ditegaskan Anggota DPRD Jabar, H Toto Suharto, saat melaksanakan kegiatan Reses DPRD Jabar Tahun 2025 di Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Dalam agenda tersebut, Toto menerima berbagai laporan dan keluhan dari warga yang menyoroti kondisi fasilitas umum yang mengalami kerusakan dan kebutuhan mendesak akan perbaikan irigasi untuk menunjang sektor pertanian di desa.

Menurut Toto, permintaan masyarakat terhadap pembangunan fasilitas publik serta pemulihan saluran air menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda, karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas warga dan sektor ekonomi lokal.

“Reses ini kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung realitas di lapangan. Mayoritas warga berharap perbaikan fasilitas umum dan irigasi pertanian dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keberlangsungan usaha tani,” ungkap Toto.

Ia menegaskan, seluruh permasalahan yang dihimpun akan dibawa ke pembahasan tingkat DPRD dan dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi agar masuk dalam prioritas kebijakan dan alokasi anggaran.

Selain tuntutan perbaikan infrastruktur dasar, Toto juga menyoroti perkembangan destinasi wisata yang semakin banyak tumbuh di kawasan kaki Gunung Ciremai. Menurutnya, pertumbuhan sektor wisata harus diikuti dengan komitmen kuat menjaga kelestarian lingkungan.

“Pengembangan wisata memang baik untuk ekonomi warga, tetapi harus dibarengi tanggung jawab menjaga alam. Pengusaha dan pengelola harus memastikan kawasan tetap lestari, misalnya melalui penanaman pohon dan tidak mengubah struktur alam secara berlebihan,” katanya.

Toto menegaskan bahwa DPRD Jabar akan mendorong kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.