GARUT, MATAINVESTIGASI.COM — Siang itu, halaman Masjid Ad Zikra di Bojong Kalapa berubah menjadi pusat keramaian. Di bawah terik matahari, antrean warga mengular sejak dini hari. Mereka datang dengan harapan sederhana: mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Antusiasme itu bukan tanpa alasan. Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, H Aten Munajat, hadir langsung membawa program pemeriksaan dan pengobatan gratis yang ia gandeng bersama Dinas Kesehatan Garut, Sabtu (22/11/2025).
Aten menyebut kegiatan seperti ini penting dilakukan, terutama di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas. Menurutnya, negara dan wakil rakyat tidak boleh menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Justru layananlah yang harus mendekat ke warga.
“Kami ingin memastikan pelayanan publik—khususnya kesehatan—bisa benar-benar dirasakan warga. Jadi bukan menunggu, tapi menjemput langsung ke lingkungan mereka,” ujar Aten.
Lebih dari 200 warga dari berbagai usia memanfaatkan layanan tersebut. Pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat dilakukan langsung oleh tenaga medis yang diterjunkan ke lokasi. Jika ditemukan gejala tertentu, warga langsung diarahkan untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Aten menegaskan, kegiatan seperti ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bagian dari pemetaan kondisi kesehatan masyarakat dan evaluasi pelayanan publik di daerah pemilihannya.
Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Garut. Melalui kegiatan turun langsung, ia bisa melihat kebutuhan di lapangan secara nyata dan memastikan program kesehatan yang dijalankan pemerintah dapat diterima masyarakat secara merata.
“Harapan saya, program seperti ini bisa terus berlanjut dan makin terstruktur, bahkan nantinya melibatkan dokter puskesmas secara rutin untuk melayani warga sekitar,” tutupnya.








