DPRD Jawa Barat Dorong PWI Jabar Perkuat Mitra Kritis Dan Profesionalisme Pers Digital

BANDUNG — Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra Pradi Supriatna menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Tantan Sulthon sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031.

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa organisasi pers tertua di Indonesia tersebut menjadi lebih solid, profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah pada Sabtu (15/08/2026).

Langkah konsolidasi internal PWI Jawa Barat dinilai menjadi momentum krusial untuk menata kembali arah perjuangan insan pers di tengah gempuran arus informasi digital yang semakin masif.

PWI Jabar Dituntut Jaga Kualitas Kehidupan Pers Dan Kode Etik

DPRD Jawa Barat menilai PWI memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Peningkatan kapasitas serta profesionalisme para wartawan di wilayah Jawa Barat harus menjadi program prioritas kepengurusan baru agar mampu menjawab tantangan era disrupsi teknologi tanpa mengabaikan kode etik jurnalistik.

Dinamika media sosial yang bergerak cepat menuntut insan pers untuk memperketat proses verifikasi berita. Pers diwajibkan mengedepankan akurasi serta keberimbangan data ketimbang sekadar mengejar kecepatan penayangan informasi demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Selamat kepada Kang Tantan Sulthon yang telah terpilih menjadi Ketua PWI Jabar. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan membawa PWI Jabar semakin istimewa,” kata Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna.

Penguatan Fungsi Kontrol Sosial Dan Sinergi Lembaga Legislatif

Sebagai legislator yang membidangi urusan komunikasi dan informatika, Pradi menggarisbawahi pentingnya memperkuat hubungan kerja sama antara DPRD Jawa Barat dan insan pers.

Komunikasi yang terbuka dan transparan sangat dibutuhkan agar masyarakat memperoleh akses informasi yang utuh mengenai setiap pembentukan kebijakan daerah.

PWI Jawa Barat di bawah nakhoda baru diharapkan tetap konsisten mengawal fungsi kontrol sosial secara objektif, lugas, dan solutif. Profesionalisme wartawan menjadi benteng utama agar pers tidak kehilangan jati diri di tengah persaingan industri media modern.

Kehadiran pers sebagai mitra kritis pemerintah dan masyarakat diyakini mampu mendorong kemajuan serta stabilitas di seluruh wilayah Jawa Barat secara berkelanjutan.

“Semoga PWI Jabar semakin maju, profesional, semakin konstruktif, dan tentu semakin istimewa,” kata Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna. (chox)